Showing posts with label KAJIAN ISLAM. Show all posts
Showing posts with label KAJIAN ISLAM. Show all posts

Monday, June 5, 2017

Memahami Konsep Dasar Puasa Ramadhan

Memahami Konsep Dasar Puasa Ramadhan
Puasa secara sederhana dapat dipahami sebagai ibadah yang menahan dari rasa haus dan lapar di siang hari beserta dengan hal-hal yang dapat membatalkan ibadah puasa tersebut. Tentu sebagai umat islam kita sudah sangat terbiasa dengan melaksanakan ibadah puasa pada bulan ramadhan, dan terkadang bulan ramadhan ini menjadi bulan yang sangat dirindukan oleh umat islam di seluruh dunia.

Memahami Konsep Dasar Puasa
Memahami Konsep Dasar Puasa
Sebenarnya ibadah puasa ini bukan hanya dikhususkan pada umat nabi MuhammadSaw, akan tetapi Alla Swt, telah lebih dahulu meyuruh mewajibkan puasa ini kepada umat-umat nabi terdahulu, ini jelas seperti yang te;ah Allah Swt firmankan dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah yang maknanya
“hai orang-orang yang beriman, di wajibkan atas kamu berpuasa, sebagimana yang telah diwajibkan atas umat-umat sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertaqwa”.
Dari firman di atas kita dapat pahami bahwa
1. Dalam terjamahan ayat di atas Allah Swt menyuruh hambanya berpuasa dengan menggunakan kontek “orang-orang yang beriman” jalas sekali ini merupakan jenis pangilan hanya kepada orang yang beriman dalam artian bukan menggunakan orang islam ataupun seruan hai sekalian manusia. disini jelas jika islam itu sangat menginginkan umatnya yang berimaman saja yang menjalankan puasa, karena tujuan dari berpuasa adalah untuk membentuk insan yang takwa seperti yang terdapat dalam ayat di atas. Disamping itu, dapat kita pahami jika puasa adalah merupakan salah satu cara untuk menjadi manuasi yang bertakwa kepada Allah Swt. Jadi apakah ada perbedaan anatara orang islam dengan orang yang beriman?, jadi dari pemahaman di atas dapat kita katakan jika  orang orang-orang yang nengaku islam itu belum tentu menjadi orang beriman, karena konsep iman ini sangat ditentukan oleh nilai ketauhidan yang dimiliki se-seorang, kita mudah kok membedakan kedua perbedaan antara orang islam dan orang beriman, misalnya masih ada orang islam dimasa sekarang ini yang belum paham islam dengan betul sehingga mereka mudah sekali mengelurkan kata-kata “mau jadi orang islam jangan jadi orang arab, jangan bawa bawa agama, masalah agama itu masalah tuhan dan saya pribadi" dan lain sebagianya yang kita temui dewasa ini, pernyataan itu semua tidak lepas dari kurangnya nilai keimanan yang dimiliki se-seorang meskipun dia itu beragama islam. inilah contoh kecil saja dari perbedaan antara orang islam dan orang beriman supaya pembaca dapat bedakan dalam skala kecil. maka dari itu maka jelas sekali disini seruan puasa ini hanya ditujukan kepada orang-oarang yang beriman saja karena hanya orang yang begitu yakin dengan Allah Swt lah yang dapat menjalankan ibadah Puasa ramadhan dengan sempurna tanpa harus berbohong pada diri sediri karena Allah sebenarnya maha mengatahui segala-galanya.    

2. Dalam ayat di atas Allah telah mengambarkan jika amalah puasa ini telah diwajibakan kepada umat nabi terdahulu. Ini jelas dan wajib diimani jika puasa itu telah ada sebelum nabi MuhammadSaw, namun jumlah dan pelaksanaanya saja yang agak berdeda. Ini bukan omong kosong belaka karena kita tahu bahwa ayat Alquran itu adalah firman Allah bukan berisi mantera-mantera ataupun ramalan-ramalan seperti yang sudah mulai dituduhkan oleh sebagian umat islam yang jelas-jelas kurang memiliki keimanan tentang Islam walupunmereka islam. Jadi yang penting kita pahami disini, puasa itu adalah amalan yang telah Allah Swt perintahkan dari nabi Adam sampai dengan nabi MuhammadSaw.

3. Tujuan dari Allah perintahkan puasa itu adalah supaya kita hambanya ini menjadi manusia yang bertakwa. Jalas dalam ayat di atas telah Allah Swt nyatakan sendiri jika tujuan puasa itu untuk membentuk nilai ketakwaan yang ada pada hamba Allah yang melaksanakan puasa tersebut. Kita tahu bahwa bulan ramadhan ini adalah bulan Allah Umat, dimana Allah akan memebrkan berbagai kelebihan kelenihan di dalam bulan ini, baik berupa pahala yang dilipat gandakan berlipat-lipat ataupun Allah Swt memberikan kita kemudahan dalam mengabulkan doa-doa yang kita panjatkan kapada nya dan masih banyak lain sebagiinya.  Mengapa konsep takwa yang Allah tekankan kapada umatnya dalam pelaksanaan ibadah puasa ramadhan ini, jelas takwa itu merupaka subuah sikap dimana hamba Allah akan selalu melakukan segala perintah Allah dan menjahui segala larangannya sehingga akan terciptanya kepribadian yang beraklakul karimah bagi insan-insan yang telah mendapatkan konsep takwa tersebut. Dimana sikap ahklakul qaraimah ini akan dapat kita lihat dari perubahan sikap seseorang dalam kehiduopan sehari-hari.   

Jadi dari uraian singkat di atas kita dapat memahami bahwa konsep takwa itu sangat diutamakan dalam islam dengan tujuan untuk membentuk kepridian yang cinta akana agama Allah, Nabi Allah dan segala perintah dan larangan yang diberikan oleh Allah Swt. Jadi sebagai manusia hamba Allah Swt, dan kita pahami jika dunia ini hanyalah sebagai tempat persinggahan sementara untuk menenpuh perjalanan yang jauh yaitu Akhirat, maka sebaiknya marilah kita mencari bekal dan keredhaan Allah Swt dalam hidup ini, jangan pernah membuat sensasi yang tidak menentu untuk mencari sebuah kepopuleran ataupun untuk menjauhakn umat dengan islam  karena itu semua akan mebuat kita menjadi menusia yang sangat hina nantinya di alam akhirat.

Friday, June 2, 2017

Fadhilah Shalat Taraweh Dalam Bulan Ramadhan

Puasa adalah sebuah amalan yang dikerjakan oleh umat para nabi terutama umat nabi Muhammad saw, puasa dapat dikatagorikan dalam dua pembagian yaitu ada puasa sunat dan ada puasa wajib. Khusus untuk puasa wajib, puasa ini hanya khusus dijalankan hanya pada bulan ramadhan. Puasa pada bulan ramadhan sudah menjadi sebuah bulan yang bagitu diidolakan dan ditunggu tunggu oleh kebanyakan umat islam di dunia. Ini disebabkan oleh karena pada bulan ramadhan tersebut banyak sekali kelebihan-kelebihan yang diberikan oleh Allah Swt, kepada hambanya yang melakukan amal shaleh pada bulan ramadhan tersebut. 
Fadhilah Shalat Taraweh Dalam Bulan Ramadhan
Fadhilah Shalat Taraweh Dalam Bulan Ramadhan

secara umum puasa dapat diartikan sebagai amalan untuk menahan lapar, dahaga, amarah, nafsu beserta menjaga hal-hal yang dapat membatalkannya. Disamping anjuran wajib berpuasa yang harus kita lakukan pada bulan ramadhan, maka masih ada satu amalan lain yang disediakan oleh Allah Swt khusus pada bulan ini yaitu amalan shalat taraweh. Shalat taraweh in juga mendapatkan berbagai fadhilah yang sangat banyak bagi para hamba yang mau melaksanakan amalan ibadah ini, walaupun amalan shalat taraweh ini bersifat sunat akan tetapi kelebihan dari fadhilah yang terkandung dalam amalan shalat taraweh ini sangat banyak dan berbeda beda dari tiap-tiap malamnya, baik dari malam pertama sampai dengan malam ketiga puluh.  Untuk lebih jelasnya, dibawah ini akan saya jabarkan kelebihan ataupun fadhilah yang terkadung dari amalan shalat taraweh ini sacara berurutan, mari simak poin-poin berikut ini:
Fadhilah taraweh malam pertama 
pada malam pertama ini seorang mukmin  akan diampuni dosanya bersih seperti bayi yang baru dilahirkan,

Fadhilah taraweh malam Kedua 
pada malam kedua ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah akan mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.

Fadhilah taraweh malam Ketiga 
pada malam ketiga ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka malaikat Allah akan memanggil namanya dari bawah ‘arasy dan berseru: bersegeralah kamu beramal, Allah mengampuni dosa-dosamu terdahulu. 

Fadhilah taraweh malam Ke-empet
pada malam ke-empat ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah memberikan pahala sebanyak orang membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur’an.

Fadhilah taraweh malam Kelima 
pada malam kelima ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah memberikan pahala sebanyak pahala shalat di mesjid Nabawi dan mesjid Aqsha 

Fadhilah taraweh malam Keenam 
pada malam keenam ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah memberikan pahala sebanyak pahala thawaf di Baitul makmur, setiap batu-batuan dan tanah liat beristighfar untuknya.

Fadhilah taraweh malam ketujuh 
pada malam ketujuh ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh seolah-olah seperti hidup sezaman dengan mabi Musa berjuang melawan Fir’un dan dan Hamman.

Fadhilah taraweh malam Kedelapan 
pada malam kedelapan ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah memberikan segala yang telah diberikan Allah kepada nabi Ibrahim.

Fadhilah taraweh malam Kesembilan 
pada malam kesembilan ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah memebrikan pahala seolah-olah beribadah yang dikerjakan oleh nabi Muhammad

Fadhilah taraweh malam Kesepuluh 
pada malam kesepuluh ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah akan memberikan kebaikan kebaikan di Dunia dan Akhirat.

Fadhilah taraweh malam Kesebelas 
pada malam kesebelas ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka ia akan meninggalkan dunia ini dengan bersih dari segala dosa seperti baru lahir dari kandungan ibunya.

Fadhilah taraweh malam Kedua belas 
pada malam kedua belas ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka kelak wajahnya bercahaya seperti bulan purnama di hari akhirat

Fadhilah taraweh malam Ketiga belas 
pada malam ketiga belas ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka kelak di hari kiamat aman dari segala kejahatan

Fadhilah taraweh malam Keempat belas
pada malam keempat belas ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah akan membebaskan dari hisab, para malaikat memberikan kesaksian atas ibadah shalat terawih yang dikerjakan

Fadhilah taraweh malam Kelima belas 
pada malam kelima belas ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka berselawatlah segenap malaikat, penanggung ‘Arasyi dan Kursi.

Fadhilah taraweh malam keeanam belas 
pada malam keenam belas ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah membebaskan dari siksa api neraka dan bebas masuk surga  

Fadhilah taraweh malam Ketujuh belas 
pada malam ketujuh belasini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah memberikan pahala seperti yang diterima oleh para Nabi

Fadhilah taraweh malam Kedelapan belas
pada malam kedelapan belas ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka malaikat memanggilnya : Ya Hamba Allah, engkau dan kedua ibu bapakmu telah diredhai oleh Allah.

Fadhilah taraweh malam Kesembilan belas  
pada malam kesembilan belas ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah meninggikan derajatnya di syurga firdaus

Fadhilah taraweh malam Kedua puluh 
pada malam kedua puluh ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah memberikan syuhada dan shalihin

Fadhilah taraweh malam Kedua puluh satu 
pada malam kedua puluh satu ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah membangun sebuah gedung nur di syurga

Fadhilah taraweh malam Kedua puluh dua 
pada malam kedua puluh dua ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka kelak di hari kiamat aman dari bencana yang menyedihkan dan mengelisahkan

Fadhilah taraweh malam Kedua puluh tiga  
pada malam kedua puluh tiga ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah akan membangunkan sebuah kota syurga

Fadhilah taraweh malam Kedua puluh empat 
pada malam kedua puluh empat ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah mengabulkan sebanyak 24 doa yang dipanjatkan

Fadhilah taraweh malam Kedua puluh lima  
pada malam kedua puluh lima ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka dibebaskan dari siksa kubur

Fadhilah taraweh malam Kedua puluh enam 
pada malam kedua puluh enam ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah meningkatkan pahala baginya selama 40 tahun

Fadhilah taraweh malam Kedua puluh tujuh 
pada malam kedua puluh tujuh ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka mereka akan melintasi Shirat laksana kilat menyambar

Fadhilah taraweh malam Kedua puluh delapan
pada malam kedua puluh delapan ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah meninggikan derajatnya 1000 tingkat di syurga

Fadhilah taraweh malam Kedua puluh sembilan 
pada malam kedua puluh sembilan ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah memberikan 1000 kali haji mabrul

Fadhilah taraweh malam Ketiga puluh
pada malam ketiga puluh ini, seorang mukmin yang menjalankan shalat taraweh maka Allah akan menyeru dengan firmanya; Ya hambaku, silahkan makan buah-buahan syurga, silahkan mandi air salsabil dan minumlah dari telaga Kaustar, Akulah tuhan mu dan kamulah hamba Ku.

sekian kupasan mengenai fadhilah shalat tarawih dalam bulan ramadhan, semoga ada manfaatnya buat pembaca sekalian, dan terakhir saya ucapkan wassalam. 
  

Friday, March 31, 2017

Hal Yang Tersembunyi di Balik Bangunan Ka’abah

Yang tersembunyi di balik Ka’abah. Siapa yang tak menganal Ka’abah Baitullah? Jelas sekali jika orang yang beragama islam rasanya sangat tidak mungkin jka merea tidak kenal dengan Ka’abah Baitullah. Ini karena Ka,abah Batullah adalah tempat tujuan sebagian besar umat islam untuk melaksankan/menunaikan rukun islam yang kelima yaitu Melaksanakan Haji ke Baitullah.
Hal Yang Tersembunyi di Balik Bangunan Ka’abah
Hal Yang Tersembunyi di Balik Bangunan Ka’abah
Batullah ini dibangun rertama kali pada masa nabi Adam AS. Kemudian menurut pendapat sebagian ulama, Mekkah Baitullah ini mengalami kerusakan pada masa Nabi Nuh AS, dimana pada saat itu terjadi musibah banjir besar yang menenggelamkan hampir seluruh permukaan bumi. kemudian Allah memerintahkan untuk membangun kambali Ka'abah tersebut pada masa nabi Ibrahim, dan nabi Ibrahim AS membangun kembali Ka'abah tesebut untuk direnovasi kembali. Dan adapun proses renovasi tersebut terus berlangsung kemasa-masa seterusnya dengan berbagai perubahan dan perluasan di lakukan untuk mempermudah para jamaah haji seluruh dunia dalam menunaikan rukun islam yang ke-lima tersebut

Ka’abah Baitullah adalah rumah Allah yang terletak tepat di tengah-tengah Mesjidil Haram disamping Ka’abah ini merupakan arah kiblat yang harus di hadap oleh semua umat islam keltika menunaikan Shalat sebanyak lima kali sehari semalam. Ka’abah sekilas kita lhat adalah sebuah bangunan berbentuk kubus yang dibungkus/ditutupi dengan kain hitam dan dihiasa dengan tulisan Al-quran. Namaun adakah anda berpikir kira-kira seperti apakah isis didalam bangunan Ka’abah tersebut. Apakah bentuknya padat atau ada ruang-ruang tertentu di dalamnya. Untuk itu kali ini saya akan mengambarkan sedikit rahadia yang terkandung di dalam bangunan Ka’abah tersebut.

Sebagaimana diperlihatkan dokumenter kerajaan Arab Saudi, bagian dalam Ka’abah hanyalah ruangan kosong. Dimana bangunan tersebut hanya terdapat tiga pilar dari kayu Gaharu. Panjang per pilar hanya sekitar seperempat meter atau setangah meter berwarna campuran antara merah dan kuning. Katiga pilar ini berjejer dengan rapi dari utara keselatan.

Pada awal tahun 2000, bagian bawah ketiga pilar tersebut rusak karena terjadi keretakan pada bagian bawahnya, yang kemudian diperbaiki dengan diberi kayu melingkar di sekelilingnya. Gaharu ketiga pilar ini dibuat atas inisiatif Abdullah ibn Al Zubair, sekitar tiga abad lalu. Meski sudah demikian lama, namun ketiganya masih tetap kokoh berdiri hingga sampai sekarang ini untuk menompang bangunan Ka’abah tersebut.

Adapun pada atap bagian dalam Ka’abah dipenuhi berbagai ukiran-ukiran yang mengagumkan, selain itu juga diberi lampu-lampu indah yang terbuat dari emas murni dan dari perhisan-perhiasan indah lainnya sehingga lebih menambah keindahanya karena adanya penerangan dari lampu tersebut. Disampin itu, Lantai Ka’abah terbuat dari batu pualam putih yang sangat indah dan menarik sehingga lantai Ka’abah terlihat sangat indah dn mengkilap laksana kaca.

Pada bagian dinding Ka’abah, pada bagian dalamnya dibalut dengan batu pualam warna-warni dan dihiasi ukiran bergaya arab yang sangat menarik dan menawan mata bagi yang memandangnya, sehingga menhgadirkan rasa takjub yang tersendiri. Pada bagian diding dalama ini juga terdapat tujuh papan yang menempel pada dinding ini yang bertuliskan nama-nama orang yang pernah merenovasi atau menambahkan sesuatu yang baru di didalam Ka’abah ataupun Mesjidil Haram tersebut.

Disamping itu, pada bagian didinding bagunan Ka’abah ini tepat pada bagiannya terdapat bnagunan kecil yang menepel pada bagian bawah didinding Ka’abah. Bagunan ini dinamakan Syadzawan. Ada Disebutkan bahwa tembok sydzarwan merupakan bangunan tambahan pada Ka’abah yang dikerjakan oleh kaum quraisy. Ada bebrbagai pendapat dari sebagain ulama mengenai bangunanan Syadzawan ini. Menurut mazhab Syafi’i dan Maliki, tembok syadzrwan bukan merupakan bagian dari Ka’abah. Mazhab Hambali memilih berada diantara dua pendapat itu. Menurut mereka, menjauhi tembok tersebut sangat di anjurkan, tetapi seandainya jamaah melakukan thawaf didalamnya, maka thawaf tetap sah dan tidak sampai rusak. Yang jelas, belum diketahui secara pasti kapan pertama kali tembok syadzawan dibangun. Setiap kali Masjidil Haram dipugar, tempat-tempat itu disekitarnya juga dipugar. Yang pasti tembok syadzawan mengalami pemugaran pada tahun 542 H, 636 H, 660 H, dan 1010 H.

Inilah sekilas gambaran rahasia yeng terkandung di dalam Ka’abah tersebut, memang tidak semua orang dapat masuk kedalam bangunan tersebut sebab ada larangan dari kerajaan Arab Saudi. Jadi karena kita tidak bisa masuk kedalam bangunan tersebut maka saya kira gambaran dari dalam bangunan Ka’abah yang mulia yang saya paparkan ini rasanya dapat merubah rasa penarasan kita terhadap keadaan di dalam bangunan Ka’abah tersebut. Semoga saja somoga kita mendpatkan rezeki yang dapat mengantarkan kita kesanan untuk menuikan rukun silam yang lima. Rasanya semua orang islam rindu sekali untuk melaksanakan shalat langsung mengahadap Ka’bah Baitullah yang mulia dan mencium batu Hajar Aswad. Disamping jyga melkasankan thawaf untuk memulikan Rumah Allah tersebut. Sungguh tergetar rasanya bathin ini ketika mendengar cerita dri orang-orang yang pernah berkunjung kesana dimana kebanyakan mereka merasakan nilai spritual yang tinggi ketika berkunjung kesana. Insyaalah kita semua diberikan kesempatan oleh Allah suatu hari nanti, terus berdoa dan berusaha untuk mewujudkan cita-cita suci tersebut, karena Allah maha mendengar setiap doa yang kita kirimkan kepadaNya. Amien ya rabbal ‘alamin.

Cukup Sekian saja kupasan/gambaran saya semoga tulisan singkat ini dapat memberikan manfaatnya  bagi pembaca sekallian teutama bagi diri saya sendiri, dan terakhir say ucapkan terimakasih atas kunjungannya jumpa lagi di lain kesempatan. Wassalam

Friday, March 10, 2017

Pengertian, Materi dan Metode Pembelajaran Aqidah Akhlaq

Pengertian, Materi dan Metode Pembelajaran Akidah Akhlak.
Pembelajaran dalam pendidikan berasal dari kata instruction yang berarti pengajaran. (Echols, 1992: 325). Gagne dan Briggs dalam Sudjana (2000: 13) memberi pengertian pembelajaran dengan instruction is a set of events which effort learners in such a way that warning fasilitated. Menurut Zayadi (2005: 8) pembelajaran adalah sebagai kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional untuk membuat peserta didik belajar secara aktif yang menekankan pada penyediaan sumber belajar. Selain itu menurut Mulyasa (2006: 100) bahwa proses pembelajaran pada hakekatnya merupakan interaksi para peserta didik dengan lingkungannya sehingga terjadi perubahan perilaku yang baik. Interaksi tersebut umunya banyak diketahui oleh faktor internal seseorang yang dipengaruhi oleh diri mereka sendiri maupun faktor eksternal yang berasal dari lingkungan baik dalam lingkungan pembelajaran ataupun lingkungan peserta didik, ini adalah tugas seorang guru yang utama dalam pembelajaran, tugas seorang guru yang utama adalah mengkondisikan lingkungan agar menunjang terjadinya perubahan perilaku peserta didik.
Pengertian, Materi dan Metode Pembelajaran Aqidah Akhlaq
Pengertian, Materi dan Metode Pembelajaran Aqidah Akhlaq

Berdasarkan konsep pembelajaran tersebut, kegiatan pembelajaran bermuara pada dua kegiatan pokok sebagai berikut:

a. Bagaimana orang melakukan tindakan perubahan tingkah laku melalui kegiatan belajar.
b. Bagaimana orang melakukan tindakan penyampaian ilmu pengetahuan melalui kegiatan pembelajaran.
Makna pembelajaran merupakan kondisi eksternal kegiatan belajar, yang antara lain dilakukan oleh guru dalam mengondisikan seseorang untuk belajar. Secara umum belajar merupakan kegiatan yang melibatkan terjadinya perubahan tingkah laku, maka dari itu makna/pengertian pembelajaran adalah merupakan suatu prose kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dengan sedemikian rupa sehingga tingkah laku peserta didik berubah kearah yang lebih baik/positif. (Darsono, 2001 : 24).

(Baca Pentingnya Memahami Konsep Aqidah Dalam Islam)
(Baca Iman Kepada Qada dan Qadar Allah)

Berdasarkan pengertian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi. Interaksi tersebut yaitu antara peserta didik dengan lingkungan belajar, yang diatur oleh guru untuk mencapai tujuan pengajaran yang telah ditetapkan. 
Menurut Djamarah (2002: 38-35) bahwa aktivitas belajar peserta didik adalah 1) mendengarkan; 2) menulis atau mencatat; 3) meraba, membau dan mengecap; 4) memandang; 5) membaca; 6) mengamati tabel, 7) membuat ikhtisar atau ringkasan dan menggarisbawahi; diagram-diagram dan bagan-bagan; 8) mengingat;  9) menyusun paper atau kertas kerja; 10) berpikir; 11) latihan atau praktek.

Kegiatan peserta didik  yang dikemukakan oleh dua tokoh tersebut dalam proses pembelajaran bahasa, pada intinya meliputi kegiatan mendengarkan, membaca, menulis dan berbicara. Empat kegiatan tersebut dalam pelaksanaannya berupa kegiatan yang berhubungan dengan sikap, keterampilan, pemahaman dan pengetahuan yang satu sama lain tidak dapat dipisahkan. Apabila dalam proses tersebut hanya mencakup satu atau dua aspek kegiatan, maka pembelajaran bahasa dapat dikatakan kurang berhasil, sebaliknya apabila empat aspek tersebut dikuasai, berarti peserta didik telah berhasil dalam kegiatan belajarnya. 

Kita pahami bahwa proses pembelajaran akan berlangsung efektif ketika peserta didik (siswa) diberi kesempatan untuk terlibat aktif dan mempraktekkan materi pembelajaran yang telah diterimanya di kelas. Belajar melakukan lebih efektif daripada dengan mendengar atau melihat. Guru hendaknya lebih memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar dengan melakukan (learning by doing).

1. Materi Pembelajaran 
Materi pembelajaran merupakan sesuatu yang disajikan guru untuk diolah dan kemudian dipaham, dalam rangka pencapaian tujuan-tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan (Ibrahim, 2003: 100). Dalam pemilihan materi pembelajaran, ada beberapa kriteria yang dikembangkan dalam sistem pembelajaran dan yang mendasari strategi belajar mengajar, yaitu: 1) materi supaya sejalan dengan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan, 2) materi pembelajaran supaya terjabar, 3) relevan dengan kebutuhan peserta didik, 4) kesesuaian dengan kondisi masyarakat, 5) materi pelajaran mengandung segi-segi etik, 6) materi pembelajaran tersusun dalam ruang lingkup dan urutas yang sistematis serta logis, 7) materi pembelajaran bersumber yang baku, pribadi guru, dan masyarakat (Harjanto, 2006 : 222-224).

2. Metode
Metode berasal dari bahasa Greek-Yunani, yaitu metha (melalui atau melewati), dan hodods (jalan atau cara). Pengertian kata tersebut secara sederhana merupakan jalan yang ditempuh oleh seorang pendidk/guru dalam menyampaikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. (Thoifuri, 2008 : 56). Metode dalam interaksi pembelajaran adalah cara yang tepat dan cepat melaksanakan sesuatu. Cara cepat dan tepat inilah, maka urutan kerja dalam suatu metode harus diperhitungkan benar-benar secara ilmiah.

Ketika dalam proses pembelajaran, Muhadjir (2000: 140) membedakan antara istilah metode, pendekatan, dan teknik. Dia menjalsakan bahwa Pendekatan berarti cara menganalisis, memperlakukan, dan mengevaluasi sesuatu oyek. Misalnya dalam proses pembelajaran, dimanan peserta didik dilihat dari sudut interaksi sosialnya, akan ada jenis pendekatan individual dan pendekatan kelompok. Namun/Sedangkan istilah metode dan teknik dapat dianalogikan sebagai sebiuah jalan atau kendaraan yang digunakan seseorang untuk mencapai tempat tujuan. Misalnya, seseorang akan pergi ke kota A, maka jalan yang dipilih untuk dilewati dianalogkan dengan metode, sedangkan kendaraan dianalogkan dengan teknik.

Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai, maka guru dalam memilih metode perlu memperhatikan faktor-faktor sebagai berikut: 1) Tujuan yang hendak dicapai, 2) Kemapuan guru, 3) Peserta didik, 4) Situasi dan kondisi pembelajaran di mana berlangsung, 5) Fasilitas, 6) waktu yang tersedia, 7) kebaikan dan kekurangan meode. (Utsman, 2002:33). 

Menurut Mulyanto dalam Abdul Kholim (2005:37) metode-metode pembelajaran bahasa Arab adalah: 1) metode dwibahasa (dual-language method). 2) metode membaca (reading method), 3) metode psikologi (psichological method), 4) metode ponetik (phonetic), 5) metode alamiah (natural method), 6) Metode gramatika-terjemah (grammar-translation method), 7) metode terjemah (translation method), 8) metode gramatika (grammar method),  9) metode gabungan (electic method), 10) metode pembatasan bahasa 11) metode unit (unit method), (language control method), 12) metode mim-mem (mimiery –memorization method), 13) metode praktek-teori (practice-theory method), 14) metode cognate (cognate method), 15) metode langsung (direct method),

Kesemuaan Metode–metode tersebut berkumpul hanya pada dua kutub, yaitu:

a) Metode-metode yang melekat pada unsur metode langsung (dirrect method).
b) Metode-metode yang langkahnya berkisar pada prinsip metode tidak langsung (indirect method). (Malibary, 1976: 103).
Kegiatan pembelajaran bahasa Arab hendaknya menggunkan metode yang bervariasi dan tepat, karena pada dasarnya tidak ada metode yang paling ideal dan tepat, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri. Hal ini sangat bergantung pada tujuan yang hnedak dicapai, guru, ketersediaan fasilitas, dan kondisi peserta didik.

Monday, December 26, 2016

Pentingya Memperingati Hari Kelahiran Rasulullah Muhammad Saw.

Memperingati Hari Kelahiran Rasulullah Muhammad Saw. Menurut catatan sejarah yang telah banyak dikemukakan oleh para ulama bahwa rasulullah Saw lahirpada tahun 571 Masehi tepatnya pada tanggal 12 rabiul awal. Tahun tersebut juga dikenal dengan julukan tahun gajah, karena pada hari kelahiran baliau terjadinya periistiwa perencanaa perusakan Ka’bah Baitullah oleh pasukan raja Abbraham dengan mengunakan bala tentara yang mengendarai Gajah. Peristiwa pengrusakan Ka’bah Baitullah yang telah direncanakan oleh raja Abraham tersebut tidak terealisasi seperti yang direncanakan, karena Allah Swt mengirimkan segerombolan burung untuk menghalau pasukan gajah ketika hendak menghancurkan Ka’bah Baitullah. Segerombolan burung tersebut diperintahkan oleh Allah untuk mengambil batu kerikil dari dalam neraka untuk dijatuhkan tepat di atas pasukan tentara gajah tersebut, sehingga tubuh mereka hancur sepeti daun dimakan ulat. Kejadian ini juga ikut di abadikan dalam salah satu surah dalam al-quranul Karim yaitu surah al-fil, dan nama nurung tersebut disebutkan dengan nama abil. 
Memperingati Hari Kelahiran Rasulullah Muhammad Saw.
Maulid Nabi Muhammad Saw

Sedikit berulang kebelakang, beberapa jam sebelum kejadian penghancuran Ka’bah Baitullah, pada pagi harinya seorang rasul pilihan Allah atau lebih dikenal dengan sebutan habibullah lahir tepat pada pagi hari senin, dan kakeknya Abdul Muthaleb sangat gembiran dengan kelahiran cucunya yang yatim tersebut, dan sebagai penjaga Ka’bah Baitullah beliau menyempatkan diri hadir ke Baitullah dan beliau menyerahkan kepada Allah atas perencanaan pengahancuran Ka’bah oleh raja abraham sebab beliau tidak memiliki daya untuk mencegah rencana tersebut. Yang harus dipahami kakek nabi muhammad Saw, ini masih mengikuti ajaran agama Allah yang disampaiakan oleh nabi ibrahim, dan bukan penganut penyembah berhala.
Kelahiran nabi besar muhammad Saw, merupakan awal dari era perobahan akhlaq manusia dimana pada masa beliau lahir dinamakan masa zaman jahiliah, keadaan manusia saling bunuh membunuh, saling rampas merampas dan yang kuat menjadi raja yang lemah menjadi mangsa. Allah mengutus rasul yang akhir jaman ini adalah untuk menyempurkaan akhlaq manusia. seperti firman Allah dalam Alquran yang artinya” sesunggunya sudah ada pada diri rasulullah itu suri tauladan yang baik”. Selain itu Allah mengutus nabi Muhammad Saw, juga sebagai rahmat untuk sekalian alam, ini seperti tersebut dalam salah satu firman Allah dalam Al-quran yang artinya” tidak Aku utus engkau Hai Muhammad selain menjadi rahmat bagi sekalian Alam.

Dalam massa kehidupan beliau yang tidak begitu lama Nabi Muhammad Saw berhasil merobah peradaban manusia dari kehidupan yang jahiliyah ke kehidupan yang islamiah dan bertauhid kepada Allah yang maha Esa. Setelah beliau wafat, risalah beliaupun terus berkembang bahkan berbagai sejarah kegemilangan islampun bermunculan bukan hanya di daratan arab akan tetapi menyebar luas keseluruh belahan dunia. Coba kita bayangkan apakah ada sorang manuasia selain baginda Nabi Muhammad Saw yang mampu melakukan perobahan peradaban di dunia hanya dalam waktu 25 tahun (jika di hitung setelah beliau menjadi nabi dan rasul) sampai dengan sekarang dimana beliau masih sangat dicintai dan dijaga dari orang yang mencela baliau oleh para pengikut beliau termasuk saya dan anda yang islam. Begitulah janji Allah ayang akan terus menjaga kemurnian islam sampai akhir jaman sehingga tidak akan mampu di kotori oleh pihak-pihak yang ridak senang dengan islam. Sangking sintanya umat nabi muhammad Saw kepada baliau, sehingga perayaan hari kelahiran beliaupun masih di peringati sampai dengan hari ini. Melihat begitu besarnya pengaruh perobahan yang dilakukan oleh beliau terhadap dunia kehidupan maka tidak salah jika nabi Muhammad Saw, mendapat urutan orang nomor satu yang berpengaruh di dunia oleh seorang penulis yang nota benenya bukan orang islam. 

Jadi tidak salahnya jika kita sebagia umat dari nabi muhammad Saw untuk merayakan hari kelahiran beliau se-meriah dan seiklas mungkin dengan dilandasi oleh rasa kecintaan kita kepada beliau, sehingga dengan memperingati hari kelahiran beliau (Maulid Nabi Muhammad Saw) kita bisa menghadirkan jiwa beliau kedalam hati kita dan rasa keimanan kita semangkin bertambah. Kita sebagai salah satu umat yang lahir jauh setelah wafatnya nabi Muhammad Saw, rasanya peringatan maulid ini bisa menjadikan kita begitu dekat dengan baliau dan seolah-olah nabi muhammad masih sangat dekat dengan kita sehingga proses kelahiran beliau terasa masih baru saja terjadi walaupun sebenarnya beliau telah wafat sekitar empat ratusan tahun yang lalu. 

Dalam sebuah riwayat dikabarkan pernah rasululullah Nabi Muhammad Saw duduk dengan para sahabat kemudian beliau bertanya kepada para sahabat sekalian, Wahai para Sahabatku tahukah kalian siapa hamba Allah Swt yang mulia? Para sahabat terdiam, lalu kemudian salah seorang sahabat berkata ”para malaikat ya rasulullah merekalah yang mulia” kemudian baginda berkata “ya para malaikat itu mulia karena dekat dengan Allah dan mereka senantiasa bertasbih dan beribadah kepada Allah, tapi bukan itu yang aku maksudkan”. Lalu kemudia para sahabat kembali terdiam, lalu salah salah soerang sahabat kembali berkata “ya rasulullah tentulah para nabi, merekalah yang mulia itu”  nabi Muhammad saw tersenyum dan berkata “para nabi itu mulia, mereka adalah utusan Allah Swt di muka bumi bagaimana mungkin mereka tidak mulia, tapi ada lagi yang lainnya”. Para sahabat nabi semua terdiam dan bertanya-tanya siapa lagi yang mulia, hingga kemudia salah seorang sahabat berkata  “ya Rasulullah, Apakah kami sahabat mu ya rasulullah yang mulia itu”. Kemudian baginda nabi memandang satu-persatu wajah sahabat-sahabatnya, beliau tersenyum baginda berkata “tentulah kalian mulia kalian dekat dengan ku, kalian membantu perjuangan ku bagaimana mungkin kalian tidak bahagia, tentulah kalian mulia. Tapi ada lagi yang lain yang mulia, para sahabat terdiam semuanya mereka tak mampu berkata apa-apa ;agi. Tiba-tiba baginda nabi Muhammad Saw menundukkan wajahnya dan menangis di depan para sahabatnya. Para sabahat bertanya mengapa engkau menangis ya rasulullah, kemudian rasulullah mengangkatkan wajahnya sehingga terlihat air mata yang membasahi pipi dan jangguntnya, lalu baginda berkata “wahai para sahabatku sekalian tahukah kalian siapa yang mulia itu, mereka adalah manusia-manusia yang akan lahir jauh setelah wafatku nanti, mereka begitu mencintai Allah dan tahukan kalian mereka tak pernah memandangku  mereka tak pernah melihat wajahku mereka hidup tidak dekat dengan ku seperti kalian sekarang ini, tetapi mereka begitu rindu kepada ku dan saksikanlah wahai sahabatku semuanya akupun sangat rindu kepada mereka, mereka yang mulia itu adalah umatku.    

Dari riwayat diatas kita bisa pahami bagaimana rindunya rasulullah kepada kita umatnya pada akhir zaman, tetapi coba kita bayangkan apakah kita yang sekarang ini juga merindukan beliau sebagaimana beliau merindukan kita. coba tanyakan para diri anda masing-masing sudah seberapa besarkah kecintaan kita kepada Allah dan rasulullah, apakah anak-anak kita sudah kita tanamkan kecintaan kepada rasululullah atau malah mereke sibuk mencintai ikon ikon para artis yang lagi ngetrend sekarang ini. 

Bertepatan dengan bulan maulid yang mulia ini marilah kita sisihkan sedkit harta kita untuk merayakan kenduri maulid di rumah kita ataupun di kampung kita kalau bisa semeriah mungkin untuk menumbuhkan kecintaan kita kepada rasulullah. Apa lagi ada pendapat sebagain besar ulama jika bulan maulid itu terdiri dari tiga bulan sepuluh hari dengan dihitung dari hari pertama bulan rabiul awal.  
    
   

Sunday, November 6, 2016

PENTINGNYA MEMAHAMI KONSEP AQIDAH DALAM ISLAM

PENTINGNYA MEMAHAMI KONSEP AQIDAH DALAM ISLAM. Apa itu aqidah, dan mengapa aqidah itu menjadi landasan utama bagi seorang mukmin. Sebelum membahas itu semua, terlebih dahulu saya akan menjelaskan makna aqidah sebagai pijakan dasar dalam menjabarkan pemahaman yang lebih jauh. Dalam agama islam, Aqidah adalah dasar konsep ilmu ketuhanan (Iman) kapada tuhan yang satu (Allah). Konsep iman dalam islam adalah tunggal/satu dan tidak beranak dan diperanakkan. Semua utusanNya adalah nabi dan rasul yang merupakan pembawa risalah dari Allah sebagai pegangan manusia untuk keselamatan dunia dan akhirat. 

Pentingnya Memahami Konsep Aqidah dalam Islam
Konsep Aqidah dalam Islam
Jadi konsep ke imanan dalam islam sudah sangat jelas dan ini merupakan pondasi dasar yang tidak boleh dicampur dengan konsep pemikiran apapun yang bertentangan dengan konsep ketuhanan tersebut. Sebagia umat islam kita diwajibkan mempelajari sifat-sifat Allah sebagai dasar untuk mengenal Allah. Sifat-sifat tersebut terdiri dari dua puluh sifat yang wajib dan dua puluh sifat yang mustahil bagi Allah, dan satu sifat yang harus bagi Allah. Walaupun ada sebagian Ulama berpendapat sifat Allah itu ada tiga belas, dan itu tidak perlu diperdebatkan karena dua puluh dan tiga belas memiliki kontek penfsiran yang sama.
Dalam kontek islam, aqidah/iman adalah dasar utama yang harus diyakini oleh umat islam, karena meluruskan aqidah itu jauh lebih utama dari ibadah itu sendiri, sebab jika kita beribadah dengan tidak memiliki pemahaman yang mendalam dalam aqidah, amalan itu sama saja sia-sia. 

Dewasa ini banyak sekali orang yang berpemahaman salah dalam menafsirkan kontek aqidah, seolah-olah akidah itu bersifat hanya sebuah kepercayaan terhadap ke-esaan Allah, sehingga uacapan dan tindakan mereka tidak mecerminkan dari nilai Aqidah tersebut. Contohnya ketika ada sebagian orang tertentu, dimana mereka menyatakan orang beriman kepada Allah akan tetapi mereka masih percaya dengan tahayul, benda benda keramat dan lain sebagainya. Mempercayai benda lain memiliki kelebihan merupakan salah satu sifat yang menyekutukan Allah dengan yang baharu, dan itu sangat dilarang dalam islam. Sebab ketika kita menyakini suatu benda memiliki ke kuatan maka kita telah menafikan jika Allah adalah tuhan yang maha kuasa atas segala sesuatu, dan semua ciptaannya adalah baharu. 

Disamping contoh yang diatas, masih banyak lagi kita melihat jika ada sebagian orang islam yang malah menyalahkan islam itu sendiri, seperti mereka mengaggap jika pembelajaran/kajian agama itu dapat meningkatkan semangat orang menjadi teroris, ataupun mereka kurang senang dengan orang-orang yang menganjurkan kaum perempuan untuk menggunakan jilbab. Alasan mereka bisa beragam seperti masalah jilbab itu hak pribadi, atau masalah agama itu tidak boleh dipaksakan dengan tujuan untuk memperkuat kebebasan kepada kaum perempuan dengan latar belakangan gender, pada hal dalam kontek keimanan bahwasanya mencegah kemungkarang dengan kekuatan dan tindakan adalah hal yang uatama dan yang paling lemah adalah cukup hanya dengan benci didalam hati saja. Dan masih banyak kasus lainnya, seperti yang paling hangat sekarang ini masalah isu Ahok, banyak sekali orang islam yang membela ucapan Ahok dengan menggunakan tafsir kata Ahok sesuka mereka dengan tujuan untuk membela/membenarkan Ahok, sebenarnya jika kita memaknakan kata Ahok dengan tidak bermasud mempolitisinya sama sekali walaupun menggunakan kata “memakai”, maka boleh dikatakan Ahok itu salah karena tetapi menyebut ayat Al-quran digunakan sebagi alat untuk membohongi. Tetapi disini saya tidak bermaksud menghakimi Ahok, disini saya hanya memberikan gambaran saja tentang bagaimana sebenarnya kontek Aqidah dalam islam. Aqidah dalam islam itu tidak hanya mencakupi kepercayaan tentang keesaan Allah saja, akan tetapi mecakupi juga aspek perbuatan dan bicara kita yang membenarkan akan Keesaan Allah, Nabi dan Rasul-Nya, dan membenarkan ajaran-ajaran yang telah disampaikan melalui perantaraan Rasul-Nya. Jadi disini bermakna, apapun yang kita bicarakan dan lakukan mesti harus melihat dari konteks aqidah jangan berkoar sesuka hati dengan menafikan nilai-nilai Aqidah yang malah dapat membuat kita menjadi seorang musyrik dan keluar dari agama islam, hanya sekadar untuk mencari sensi atau kepentingan tertentu yang hanya bersifat semu dan semetara ini. 

Banyaklah berbenah diri, dalam mengapilkasi nilai-nilai Ketauhidan kita kepada Allah sebagai Nilai Iman kita Kepada Allah. Bertaubatlah kepada Allah jika kita ada melakukan tindaka-tindakan yang melecehkan Nilai-Nilai Aqidah kita kepada Allah. Ingat masih ada akhirat setelah menjalani kehidupan ini, dimana kita akan diminta pertanggung jawaban dari apa yang kita lakukan selama kita hidup didunia ini. Pada hari itu kita tidak bisa berkata apa-apa karena semua anggota tubuh kita akan menjadi saksi yang tidak bisa kontrol sesuai dengan apa yang kita ingin persaksikan, akan tetapi anggota tubuh kita akan bersaksi dengan sebenarnya tanpa ada rekayasa sama sekali, dan hari itu merupakan hari penghakiman yang sangat adil sehingga kita tidak bisa terbebas jika kita benar bersalah kepada Allah. sekian saja kupasan singkat ini, semoga ada manfaatnya bagi kita semua, mari dalami kembali konsep Aqidah yang benar dalam islam jangan sampai kita menyesali di kemudian hari
wassalam  


    

Saturday, October 29, 2016

KEWAJIBAN MENDAHULUKAN IBADAH DARI KEGIATAN LAINNYA


KEWAJIBAN MENDAHULUKAN IBADAH DARI KEGIATAN LAINNYA. Mungkin ketika membaca judul penulisan diatas, anda akan berpikir jika konsep/kata ibadah itu terlalu umum, namun disini saya akan menjelaskan maksud kata ibadah tersebut. Untuk makna kata ibadah yang saya maksudkan adalah ibadah/amalan yang diwajibkan dalam islam dan telah diatur kejelasan kewajiban hukumnya dari nash yang sahih seperti Al-Quran dan Hadist Nabi, seperti shalat, puasa, dan lain sebagainya. 

Kewajiban Mendahulukan Shalat
Ibadah Shalat
Adapun anjuran melaksanakan kewajiban yang diwajibkan oleh agama diatas urusan/perkara lain itu merupakan suatu hal yang wajib dipatuhi oleh umat islam untuk memperoleh keselamatan di akhirat nanti. Memang islam juga menganjurkan umatnya untuk melakukan kegiatan tertentu dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya dengan pertimbangan tetap mendahulukan kewajiban agama. Kita sebagi orang islam wajib meyakini jika hidup di dunia ini merupakan sebuah persinggahan yang sementara untuk mencari bekal menuju keperjalan yang lebih panjang. Kita tahu jika sebagai manusia akan melewati dua jenis perjalanan lagi. Diantaranya perjalanan alam barzah ada alam akhirat. Jadi untuk itu supaya kita selamat menuju keperjanalan yang selanjutnya maka kita dituntut untuk melakukan amalan-amalan yang telah ditetapkan dalam agama kita sebagai bekal menuju alam akhirat. 
Adapun kewajiban mendahuli melakukan kewajiban agama diatas perkara/urusan dunia ini bisa kita lihat dalam salah satu hadist Nabi Muhammad Saw, yang artinya,

Berusahlah untuk dunia kamu seolah-olah kamu hidup selama-lamanya, dan beramalah kamu seolah-olah kamu mati besok’.

Dari ayat diatas kita bisa simpulkan jika nabi mengajurkan kita supaya dalam berusaha yang berkaitan dengan perkara dunia kita bisa menyelasaikan besok atau lusa seadainya kita tidak bisa tuntaskan pekerjaan tersebut hari ini. Namun khusus untuk perkara/anjuran kewajiban dalam agama seperti shalat dll, kita tidak dibolehkan menunda-nunda apalagi tidak mengerjakannya sama sekali. Jadi kita tahu masalah menunaikan kewajiban dalam agama kita bukanlah hal yang sepele, karena amalan kewajiban itu adalah bekal kita dimasa akhirat nanti, sedangkan usrusan dunia adalah bekal kita untuk hidup hari ini. Memang kalau kita bisa memahami ajaran agama dengan baik, maka kita bisa membuat semua perkara dunia bisa menjadi amalan akhirat, seperti ketika kita mendapatkan uang ataupun materi tertentu dari usaha dunia, kita bisa menggunakananya dengan iklas dalam menafkahi keluarga kita, menyantuni anak yatim beserta fakir miskin.

sebagaimana kita ketahui, memang mancari nafkah untuk menhidupi keluarga kita merupakan sebuah kewajiban dalam agama, namun harus dimaklumi perkara kewajiban menunaikan shalat itu juga jauh lebih diwajibkan dalam islam, karena tidaklah kita mengalami kerugian besar dengan menunaikan perintah shalat yang mengunakan waktu sekitar 5-10 menit. Mengapa saya mengatakan kewajiban shalat lebih utama. Kerana banyak pendapat para ulama yang mashur jika amalan pertama yang akan diperiksa di akhirat nanti adalah amalan shalat. Mengapa amalan sahat dulu yang diperiksa, karena jika orang sudah beres dalam pelakasaan amalan shalatnya maka hidupnya akan bagus dan akan sesuai dengan tuntunan agama. Ini didasarkan pada hadist nabi yang artinya:

Dirikanlah shalat, karena sesunggunya sahlat itu mencegah kamu dari perkerjaan keji dan mungkar’.

Hadist diatas adalah jaminan dari nabi kita Muhammad saw jika orang yang menunaikan shalat akan terhidar dari perkara jahat.  Namun mengapa juga dalam realita kehidupan kita sering dapati ada orang yang shalatnya rajin malah jadi maling ataupun koruptor. Sebenarnya jika kita telususri boleh kita katakan orang yang shalatnya rajin dan masih melakukan korupsi berarti besar menungkinan jika shalatnya itu masih cacat atau malah belum di terima oleh Allah.
Disamping itu nabi Muhammad juga menegasakan dalam hadist jika shalat itu adalah pondasi dasar kita dalam beragama, beliau bersabda dalam Hadistnya yang artinya:

Shalat itu adalah tiang agama, barang siapa mendirikanya berarti dia telah mendirikan agama, dan barang siapa yang meninggalakannya berati dia telah meruntuhkan agama’.

Maka dari itu marilah kita mengutamakan menunaikan shalat dalam setiap perkara lainnya, karena dari makna azan saja kita bisa maknai Allah maha besar-Allah maha besar. Dari azan tersebut bisa kita maknakan jika perintah Allah itu lebih besar dari urusan lainnya. Maka untuk itu marilah bersegera ketika kita mendengarkan seruan azan tersebut supaya kita bisa mendapatkan perlindungan dari Allah di hari penghakiman nanti. Dimana kita pahami jika penghakiman Allah itu adalh penghakiman yang sebenar-benarnya dmana semua anggota badan kita akan menjadi saksi dari setiap tindakan kita selama di dunia. Dan besar harapan semoga kita semua mendapat kesaksian dari semua amalan yang kita lakukan, amien