Showing posts with label CERITA INSPIRASI. Show all posts
Showing posts with label CERITA INSPIRASI. Show all posts

Saturday, December 10, 2016

Kesempatan tidak datang kedua kalinya dalam hidup ini

Kesempatan tidak datang kedua kalinya dalam hidup iniKesempatan itu adalah sebuah waktu yang sangat baik  yang berpihak kepada kita, baik yang mendatangkan rejeki ataupun lainnya yang jelas posisi kita pada saat tersebut berada dalam posisi yang sangat beruntung. Maka jika ada dari kita yang mendapatkan kesempatan maka jangan pernah menunda-nunda lagi apalagi mengabaikan kesempatan tersebut. 
Kesempatan tidak datang kedua kalinya dalam hidup ini
Kesempatan tidak datang kedua kalinya
Dalam kehidupan sehari-hari sering sekali kita mendapatkan kesempatan kepada kita, seperti misalnya seorang anak sekolah mendapatkan beasiwa karena mendapatkan rangking satu, jadi untuk mendapatkan beasiswa tersebut siswa tersebut harus melakukan pembuktian dengan cara melampirkan surat keterangan telah mendapatkan rangking satu dan melampirkan berbagai piagam penghargaan yang pernah dia peroleh. Jadi jika sang anak didik tersebut tidak melengkapi semua persyaratan yang diminta maka otomatis peluang ataupun kesempatan yang baik bagi dirinya untuk mendapatkan beasiswa tersebut belum tentu akan dia dapatkan untuk kedua kalinya pada saat lain. Maka dari itu gunakanlah kesempatan yang ada untuk dipergunakan semaksimal mungkin untuk mendatangkan manfaat yang kita inginkan. Terkadang kebanyakan pada diri kita sering mengabaikan kesempatan yang ada karena berbagai faktor, seperti malas, sepele, ataupun malah ingin mendapatkan manfaat yang lebih besar lagi dari kesempatan tersebut. 
Untuk lebih jelasnya bagaimana sikap mengharapkan keberuntungan yang lebih dengan mengabaikan kesempatan yang ada tesebut adalah seperti kisah berikut ini.

Pada suatu massa hiduplah seorang pengemis tua seorang diri,  dimana dalam keseharianya dia menghabiskan waktunya hanya untuk mengemis agar dapat memenuhi kebutuhan makannya sehari-hari. Dalam menekuni profesinya layaknya orang yang lain dia selalu bercita-cita untuk mendapatkan uang yang banyak misalnya dengan menemukan benda yang berharga ataupun ada santunan uang yang banyak dari orang kaya yang iba dengan profesinya tersebut, disamping dia juga terus berdoa supaya mendapatkan rejeki yang dia impikan tersebut.   

Pada suatu hari pengemis tua tersebut melihat se-ekor kucing yang sangat cantik dan bersih, dia mencoba mendekati kucing tersebut dan ternyata kucing yang gemuk itu sangat jinak dan manja. Melihat gelagat kucing yang sangat menarik perhatiannya tersebut, kemudian timbul rasa ingin memelihara kuncing tersebut. Dengan hati-hati dan mengamati keadaan disekeliling kemudian pengemis itu membawa pulang kucing itu kerumahnya lalu mengikat supaya tidak keluar dan lari dari rumahnya. Selang dua hari kemudian dia mendapatkan kabar di helaian korang bekas di tempat dia sering menjalankan profesinya bahwa ternyata yang memiliki kucing tersebut adalah seorang saudagar kaya raya. Dan dia menyaksikan sendiri jika didalam korang tersebut dinyatakan bagi siapa saja yang menemukan anak kucing tersebut akan diberikan hadia sebesar dua puluh lima juta rupiah. Membaca berita tersebut pengemis tersebut sangat senang dan dia langsung memeutuskan untuk pulang kerumahnya. Setibanya dirumah dia langsung memutuskan untuk membawa kucing tersebut kepada saudagar kaya untuk mendapatkan hadiah yang telah dijanjikan, dalam perjalanan menuju kerumah orang kaya sekitar 30 meter dari rumahnya tiba-tiba muncul pikiran lain di hatinya yang dipicu oleh rasa serakah. Dia memutuskan untuk membawa kembali kucing tersebut ke rumahnya dengan asumsi bahwa jika besok hari jumlah tawaran yang akan dibayarkan oleh saudagar kaya tersebut akan bertambah.  

Keesokan harinya, tebakan pengemis ini benar adanya, sewaktu dia melintasi sebuah warung dia mendengar berita di telivisi jika tawaran yang diberikan oleh suadagar kaya tersebut bagi yang menemukan kucing kesayangannya bertambah menjadi tiga puluh lima juta rupiah. Mendengar berita tersebut dia sangat kegirangan dan kembali muncul hasrat loba di hatinya ’kalu begitu saya akan menunggu sampai suadagar kaya raya tersebut memberikan hadiah sampai dengan lima puluh juta rupiah, mungkin paling ada sekitar 2 hari lagi pasti tawaran tersebut akan jadi lima puluh juta rupiah pikir pengemis tersebut’. Hari terus berlalu dan pada hari kedua tawaran yang diberikan meleset dari apa yang diprediksikan oleh pengemis tersebut ternyata tawarannya meningkat hanya empat puluh lima juta rupiah dan belum mencapai lima puluh juta seperti yang dia impikan. Kemudia pas selang satu hari berikutnya ternyata harapan dia kali ini menjadi kenyataan, dia menyaksikan sendiri selebaran-selebaran yang ditempel di tempat dia mengemis jika tawaran hadiah yang diberikan sudah mencapai lima puluh juta rupiah. Melihat selebaran tersebut dia langsung bergegas pulang menuju rumahnya. Dengan tergesa-gesa dia mempercepat langkah kakinya karena sudah tidak sabar lagi ingin segera sampai dirumah dan mengembalikan kucing tersebut kepada pemiliknya. Setibanya di rumah, alangkan terkejutnya pengemis tua tersebut karena dia mendapatkan kucing itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi karena disebabkan oleh kelalaiaanya sendiri yang tidak memberikan makanan karena asik memikirkan uang yang besar sebagai imbalan yang akan dia terima. Penyesalan hanyalah penyesalan nasi sudah menjadi bubur, karena sikap tamaknya sehingga dia gagal memanfaatkan kesempatan yang ada untuk dapat merubah kehidupanya. Namun mimpi hanya mimpi, sehingga kesempatan emas berlalu dengan tidak dapat dimanfaatkan oleh pengemis itu. 

Itu hanya contoh kecil yang mungkin saja bisa terjadi dalam kehidupan kita, namun karena sikap kita yang tidak peka dengan itu malah peluang tersebut hilang dengan sendirinya, dan tidak dapat kembali lagi untuk kedua kalinya. Kalau dalam kehidupan agama islam penyesalan yang paling besar adalah ketika kita tidak bisa memanfaatkan waktu hidup kita dunia untuk mengabdi kepadan-Nya sehingga penyesalan ketika kita berada dipintu kubur tetap akan menjadi sebuah penyesalan terbesar yang tidak akan dapat kita perbaiki kembali setelah melewati kehidupan di dunia ini. Maka dari itu marilah kita memanfaatkan peluang yang ada semaksimal mungkin jangan sampai kita dikontrol oleh hawa nafsu dan sikap loba serakah dan tamak sehingga kita akan hancur dan menyesalinya tanpa bisa kita mengulanginya kembali untuk memperbaiki kesempatan yang telah kita lewati. 

Friday, October 28, 2016

KEUTAMAAN DAN KELEBIHAN DARI AMALAN SEDEKAH


KEUTAMAAN DAN KELEBIHAN DARI AMALAN SEDEKAH. kita tahu bawasanya Bersedekah merupakan hal yang sangat dianjurkan dalam agama islam, karena sedekah itu merupakan sebuah sikap ataupun rasa empati kita untuk saling berbagi terhadap orang fakir dengan tujuan untuk meringankan beban hidup mereka. Membantu dan menolong orang yang sedang dalam kesulitan merupakan sebuah sikap yang sangat terpuji dan merupakan sebuah jembatan yang sangat ampuh untuk membangun rasa sosial dan rasa kemnusian yang tinggi dikalangan umat islam. Nabi Muhammad Saw, sangat mengajurkan kita umatnya untuk bersedekah (untuk menyantuni orang fakir dan anak yatim piatu). 
Keutamaan dan Kelebihahan Amalan Sedekaha
Keutamaan dan Kelebihan Sedekah

Disamping itu, sedekah bisa kita maknakan sebagai sebuah perwujudan dari rasa syukur kita kepada Allah atas segala meteri yang telah diberikan Allah kepada kita, dan bahkan orang yang bersedekah tidak akan pernah mengalami kebangkrutan alias miskin, malah harta yang dimiliknya semangkin bertambah dan tidak akan berkurang. Ini sesuai dengan janji Allah Swt sendir sesuai dengan firman Nya dalam Al quran. 
Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak’. (QS. Al-Hadid: 18)  

Dari ayat diatas kita bisa memahami secara umum, jika Allah akan terus melipat gandakan harta orang yang suka bersedekah, tapi harus diingat lakukan sedekah secara iklas tanpa mengharap pamrih dan pujian dari orang lain, lakukan sedekah itu dengan penuh keiklasan, jika sulit untuk iklas maka berusahlah dengan menanamkan niat iklas tanpa perlu bercerita dan menampakkan pada orang lain. Untuk lebih mudahnya anggap saja ketika kita bersedekah itu merupakan tabungan untuk hari akhirat nanti, jika sudah demikian maka sedekah itu bisa kita ibaratkan sama halnya dengan kita melakukan penyetoran tabungan anda ke bank, sehingga tidak perlu bercerita dengan jumlah saldo tabungan kita kepada orang lain. Ibarat lagu opik yang salah satu baitnya orang yang bersedekah dekat dengan Allah, takkan berkurang yang disedekah akan bertambah-akan bertambah dst. 

Selain bersedekah dapat membuat harta kita utuh dan bertambah, sedekah juga dapat menghapus dosa kita (bukan dosa besar karena dosa besar mesti melakukan Tobat Nasuha). Memang banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menghapus dosa, seperti berzikir, berpuasa dan lain sebaginya. Namun sedekah memberikan suatu nilai lebih, karena sedekah selain dapat menghapus dosa banyak lagi hikmah aatupun fazilah yang kita peroleh dari bersedekah, terkadang kelebihan dari bersedekah tersebut akan kita peroleh dengan tidak kita sadari sama sekali. Itulah rahasia Allah yang diberikan bagi orang yang suka melakukan sedekah dalam meringankan beban anak yatim dan orang fakir. Adapun dalil tentang sedekah dapat menghapuskan dosa adalah seperti yang telah disampaikan oleh nabi Muhammad Saw, dalam salah satu Hadistnya:

Sesungguhnya sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api’.(HR. At-Tirmidzi).

Namun hal yang sangat ditekankan oleh Nabi Muhammad Saw, bahwa kita di anjurkan untuk iklas dalam melakukan sedekah, seperti yang telah saya jabarkan sedikit diatas memang sulit untuk melakukan sesuatu dengan iklas, karena iklas itu perkara hati, maka setidaknya hindari saja perkara ria/pemer ketika kita melakukan sedekah tarhadap orang-orang miskin. Setidaknya itu merupakan awal dari sebuah niat kita supaya tidak ria dalam melakukan amal kebaikan. Dibawah ini salah satu dalil yang memperkuat tentang untuk tidak berlaku ria ketika kita melakukan sedekah. Rasulullah Saw, bersabda dalah salah satu hadistnya: 

‘Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, maka ia menyembunyikan amalnya itu sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya’. (HR. Bukhari)

Sekian kupasan ringkas dari manfaat melakukan sedekah, semoga ini bisa menjadi sebuah motivasi bagi kita untuk lebih meningkatkan amalan sedekah kita, jangan pernah beralasan untuk tidak melakukan sedekah karena kita merasa tidak cukup, karena yakinlah bantuan Allah akan selalu ada bagi orang-orang yang sangat gemar melakukan amalan sedekah.

Monday, October 24, 2016

MENGAPA ALLAH MENCIPTAKAN KITA SATU MULUT DAN DUA TELINGA


MENGAPA ALLAH MENCIPTAKAN KITA SATU MULUT DAN DUA TELINGA. Mungkin melihat sekilas judul diatas bagi sebagian orang tidak begitu tertarik dengan thema penulisan ini. Pada hal jika kita mengaji secara mendalam dan secara bijak kita akan tahu jika semua yang diciptakan oleh Allah memiliki hikmah tersendiri yang dapat kita jadikan sebagai sebuah renungan untuk memperbaiki diri kita dari segala kelemahan kita dalam mengarungi kehidupan ini. Ini semua bertujuan untuk lebih meningkatkan kepatuhan kita kepada sang khaliq (Alla azwajalla). Logikanya begini Allah pasti tidak akan menjadikan sesuatu hal tanpa memiliki sebuah pelajaran ataupun petunjuk bagi manusia yang mau berpikir tetang hikmah yang ada disebalik proses penciptaan Allah tersebut. 
Philosofi Pnciptaan Mulut dan Telinga
Philosofi Penciptaan Mulut dan Telinga



Mulut dan telingan adalah salah satu panca indra yang dijadikan oleh Allah buat kita manusia, apakah kita pernah berpikir kenapa Allah menciptakan kita satu mulut dan dua telinga? Ya selaku manusia yang bijak dan dilengkapi dengan ilmu pengetahuan pastinya kita akan memikirkan tentang hikmah yang ada terkandung dari kedua penciptaan tersebut. Karena kita yakin apapun yang dicptakan oleh Allah pasti memiliki nilai Philosifi tersendiri dari proses penciptaan tersebut untuk kita khususnya yang dijakan Allah sebagai Khalifah di muka bumi ini yang dilengkapai dengan ilmu pengetahuan yang tidak dimiliki oleh makluk ciptaan Nya yang yalin.
Sebelum saya membahas tentang hikmah/philosofi yang terkandung dari penciptaan mulut terlebih dahulu saya ingin membahas tentang philosofi buat kita dari proses penciptaan dua telinga. Mengapa Allah menciptakan kita dua telinga apa satu telingan tidak cukup untuk mendengar sesuatu disekitar kita? mungkin sekilas kita bisa menjawab ya satu dan dua itu sama saja tidak ada bedanya sama sekali, yang jelas kalau dua telingan akan terlihat indah karena dicptakan secara berpasangan. kalau satu telingan akan terlihat lucu saja kali ya. Kita mengatakan dua telingan itu indah karena kita hanya meilhat keadaan sekarang. Mungkin jika Allah menciptakan satu telingan diawal proses penciptaanya bisa jadi itu akan lebih indah lagi dengan posisi yang berbeda. Sekarang kita tidak membahas masalah penciptaan satu atau dua telinga, yang kita bahas disini adalah mengapa Allah menjadikan kita memiiliki dua telinga. Pholosofi dari penciptaan Allah menciptakan dua telingan tersebut adlah kita disuruh untuk banyak mendengar baik dalam hal pelajaran, ataupun dalam hal mendengar fitnah dari orang, ketika kita mendengar sebuah fitnah terhadap diri kita sendiri, kita harus lebih bijak dalam menyikapi fitnah tersebut jangan langsung melabraknya. Karena kebenarnya belum tentu seperti yang kita dengarkan bisa saja malah sebaliknya. Disamping itu dalam mempelajari suatu ilmu pengetahuan, maka dengarlah penyampaian ilmu tersebut dengan baik-baik dan berulang-ulang sehingga kita bisa mencerna dari setiap ilmu yang kita pelajari dengan mudah disamping juga membantu kita dalam proses mengingat/mengulang kaji ilmu tersebut.
  
Kemudian mengapa Allah menciptakan kita satu mulut, itu artinya Allah menginginkan kita untuk lebih berpikir secara bijak dulu terhadap apa yang kita dengar jangan langsung merepon dengan ucapan dari setiap hal yang kita dengar. Disini kita dituntut untuk lebih menganlisa secara bijak terhadap apa perkara yang kita dengar sehingga kita bisa terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan. dua telingan satu mulut, dua kali kita berpikir dulu baru sekali berbicara ya begitulah mungkin tamsilannya. 

Disamping itu Allah juga menciptakan kita dengan sebuah mulut di posisi depan buka dibelakang. Artinya gunakanlah mulut itu untuk berbicara didepan bukan dibelakang (ghibah dan fitnah). Sebagai manusia kita terkadang sering sekali membicarakan sesuatu perkara yang menyangkut orang lain dibelakang, disini kita sudah salah dalam memahami alasan mengapa Allah menciptakan mulut kita di bagian depan. Pada hal kita masih bisa bersuara lantang mengapa kita harus memilih dengan cara berbicara dibelakang yang boleh kita katagorikan sebagai orang yang kurang gentle dalam menyikapai suatu keadaan.      



Thursday, October 20, 2016

NILAI MORAL DARI CERITA KANCIL DAN KURA-KURA


NILAI MORAL DARI CERITA KANCIL DAN KURA-KURA. Cerita kancil dan kura-kura rasanya tidak asing lagi ditelinga para pembaca, karena cerita ini merupakan jenis cerita yang sering kita dengar dari kakek kita dulu dimasa kita kecil. Kita tahu bahwa masa dulu ketika televisi tidak ada dan jaringan listrik negara (PLN) belum menjangkau seluruh wilayah di Indonesia rasanya yang sering dilakukan oleh anak-anak kecil diwaktu pada malam hanya mendengarkan cerita dari kakek ataupun nenek mereka, dan kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi di waktu itu. Tujuan bercerita disitu adalah untuk menanamakan nilai moral yang ada dari cerita tersebut kepada anak cucu mereka sehingga diharapkan dapat menjadi sebuah inspirasi bagi mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sungguh indah masa itu walaupun tidak ada televisi namun kehidupan anak-anak pada masa itu sangat senang menikmati masa kecilnya dimana mereka terus dipupuk dengan nilai agama dan tradisi yang ada di lingkungan mereka.

Nilai Moral dari Cerita Kancil dan Kura-Kura
Cerita Kancil dan Kura-Kura


Dibawah ini saya akan menyajikan sedikit cerita dari perlombaan lari antara kancil dan kura-kura dimana nilai moral yang ada dalam cerita tersebut dapat menjadi sebuah ispirasi buat kita dalam mengarungi hidup di masa sekarang.   

Disuatu tempat di dalam hutan dan jauh dari perkampungan, terlihalah seekor kancil yang sedang menuruni sebuah bukit. Ketika sedang asik-asiknya menuruni bukit tersebut, tiba-tiba terlintaslah sebuah benda yang seperti kelihatan mengelinding dengan cepat, melihat benda tersebut kancil merasa ingin tahu “kira-kira benda apa itu tadi yang melaju begitu cepat”. Kancil mencoba terus mengajar benda tersebut yang terus mengarah turun kebawah bukit. Ketika asik mengejar benda tersebut kancil dikejutkan oleh sekumpulan suara binatang yang berada di samping kencil ”horee kancil kalah, horee kancil kalah”. Rupanya sekelompok binatang tadi mengira jika kancil sedang mengadakan lomba lari dengan binatang yang sedang dikejarnya tersebut. Kancil tidak menghiraukan celotehan mereka dia terus mengejar benda tersebut hingga sampai di bawah bukit. 

Begitu kancil tiba di bawah bukit tersebut, dia menyaksikan seokor kura-kura yang sedang merangkak. “Eh ternyata kamu ya yang beguling-guling tadi?” Tanya kancil. “Iya kebiasaan saya jika menuruni bukit lebih suka mengulingkan diri supaya cepat tiba di bawah” jawab kura-kura. Ketika mereka sedang asik berbicara tiba-tiba mereka dikejutkan oleh sekumpulan binatang tadi “haaaa haaa haaa rupanya kancil lomba lari dengan kura-kura ya, masak kancil bisa kalah” kata salah satu dari kawanan binatang tersebut. Kancil langsung membalas, “siapa yang belomba saya hanya mengejar saja tadi karena saya penasaran dengan benda yang memgelinding dengan cepat tersebut” ucap kancil. “Masak, pokoknya kami gak percaya” kata binatang lain tersebut. Mendengar ucapan tersebut sang kancil jadi terpancing rasa keegoannya, sehingga mengucapkan kata “jika kalian gak percaya coba suruh kura-kura bertanding lari dengan aku” kata kancil. Mendengar kata tersebut sekumpulan binatang tadi mengajak kura-kura untuk menerima tantangan kancil, kura-kura menyetujui ajakan tersebut. Tak lama kemudian kancil membuat sketsa arena perlombaan tersebut, dan perlobaan akan diadakan besok hari.

Setelah waktu yang disepakati tiba, kancil dan kura-kura mengikuti perlombaan, kancil berlari dengan cepat sehingga menyebabkan kura-kura jauh tertinggal dibelakang. Melihat kura-kura tidak kunjung kelihatan dibelakangnya, kancil berpikir dalam hatinya, “ngapain saya harus lari dengan cepat mending saya istirahat dulu untuk melepaskan penat”. Kemudian kancil beritirahat dibawah pohon, karena dinginnya suasana di bawah pohon ditambah lagi dengan angin yang bertiup sepoi-sepoi membuat kancil mengantuk dan tertidur pulas. Kura-kura terus belari dengan lambatnya hingga akhirnya mencapai garis finish. Sekumpulan binatang yang mendapati kura-kura memenangi pertandingan jadi curiga apa yang terjadi pada sang kancil sehingga tidak mencapai finish. Mereka mencari dimana posisi kancil berada. Setelah melakukan pencarian yang relatif lama akhirnya mereka mendapati sang kancil sedang tertidur pulas. Melihat hal tersebut mereka membangunkan sang kancil dan memberitahukan jika kura-kura sudah memenangi perlombaan lari. Mendengar hal tersebut sang kancil tidak terima dan mengatakan akan diadakan perlombaan ulang, sementara kura-kura tidak komentar apa-apa dan menyangggupi permohonan sang kancil. 

Besok harinya mereka berlomba lagi dan apa kali ini sang kancil memenangkan perlomabaan lari, dengan senangnya dia mengatakan “lihat dulu siapa pemenangnya, jelas-jelaslah sang kancil mana bisa kura-kura yang lemot itu kalahin saya ha ahahahaha” ucap sang kancil dengan sombongnya. Mendengar ucapan sang kancil yang begitu angkuh, kura-kura berkata, “ini kan masih satu sama kemarin saya yang menangin perlombaan hari ini kamu, jadi masih ada satu perlombaan lagi baru boleh kamu katakan kamu pemenangnya jika kamu bisa menangin pertandingan besok”. Sementara kawan binatang lain mengiyakan ucapan kura-kura. Tiba-tiba sang kancil berkata “oke saya terima tantangan kamu”. Kemudian kura-kura malanjutkan ucapanya, “untuk pertandingan besok pagi saya yang akan menentukan arena perlombaan, kamu cuma mengikuti apa yang saya katakan”. Setelah menetukan arena pertandingan maka mereka pergi meninggalkan tempat tersebut, pulang ketempat tinggal masing-masing. 

Ke-esokan harinya pertandinganpun dimulai, sang kacil berlari dengan cepatnya untuk mengejar garis finish, namun ketika tiba di tengah perlombaan antara garis finish dan garis start, kancil harus menghentikan larinya karena ada sungai didepanya, kancil tidak mampu berbuat apa-apa dia hanya terpaku disitu karena dia tidak bisa berenang, dan lama-kelamaan terlihatlah kura-kura datang menghampiri sang kancil dan berkata, “kenapa bengong disitu gak mau mencapai garis finih ya, ya udah kalau begitu, saya duluan ya” ucap kura-kura sambil berenang melewati sungai dan tak lama kemudian sang kura-kura menang, sedangkan sang kancil langsung pulang kerumahnya karena merasa tertipu oleh kepicikan kura-kura untuk mengimbangan kesombangan dirinya. 

Nilai moral

Kalau kita memiliki kepandaian jangan pernah terlena dengan hanya merasa cukup dengan apa yang kita miliki, akan tetapi teruslah berusaha untuk memperbanyak lagi pengetahuan kita sehingga pola pikir kita jadi semakin luas, dan tidak pernah mengukur kepandaian kita dengan orang lain
Kita sebagai manusia ada kalanya memiliki daya tangkap yang tinggi dan pandai, terkadang kita sering memandang rendah pada orang yang memiliki kemampuan yang rendah. Tapi cobalah untuk lebih giat lagi, sehingga kita tidak pernah mengukur apa yang kita ketahui dengan apa yang orang lain tidak ketahui. Disamping itu jika kita terus giat mengasah semua potensi yang ada pada diri kita, kedepan kita pasti akan memiliki apa yang kita cita-citakan.  
Kemampuan yang kita miliki mungkin tidak pernah sempurna, karena selaku manusia kita hanya akan memiliki sebuah keahlian saja, jadi tetap fokus pada keahlian apa kita miliki disamping juga mengunakan kelebihan yang dimiliki oleh orang lain. Misalnya kita hanya bisa membuat program komputer, tetapi kita tidak akan bisa memperbaiki mobil kita yang rusak dirumah sehingga kita akan membutuhkan batuan dari ahli mekanik perbengkelan. 

   



Friday, October 14, 2016

Pohon Kelapa (inspirasi dari kehidupan pohon Kelapa)


Pohon Kelapa (inspirasi dari kehidupan pohon Kelapa). Pohon Kelapa merupakan salah satu pohon yang paling banyak di indonesia, kelapa umumnya tumbuh di daerah pesisir, dan juga meliputi daerah pegunungan. Kelapa merupakan salah satu komoditi yang paling besar di-indonesia dari masa kemasa. Sekarang saja jumlah populasi pohon kelapa sudah sedikit berkurang terutama di daerah perkotaan, dan juga dibagain lahan yang digunakan untuk penanaman pohon sawit. Pohon kelapa yang memiliki masa tumbuh yang relative lama, dimana pada masa permulaan (awal pertumbuhan) memiliki masa yang relative lama jika dibandingkan dengan masa setelah 3 atau 4 tahun kemudian.

inspirasi dari kehidupan kelapa
philosofi dari kehidupan pohon kelapa

Pada masa awal pertumbuhan, pohon kelapa akan memperkuat pondasi dasar untuk menunjang pertumbuhan dikemudian hari. Pertumbuhan awal ini merupakan dasar pondasi untuk menyokong pertumbuhan kelapa dikemudian hari ketika dihempas badai dan berbagai tantangan yang dihadapi ketika kelapa memasuki masa tuanya.


Kepupoleran kelapa dewasa ini kembali diperbincangkan karena kandungan airnya yang sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia, dimana seperti yang telah banyak diketahui jika air kelapa mampu menetralisir kandungan racun yang ada didalam tubuh manusia. Disamping jiga bermanfaat untuk menganti ion tubuh yang terkuras oleh kegiatan tertentu.   

Jika kita mati lebih jauh kepala itu memiliki berbagai fungsinnya untuk kehidupan manusia bukan hanya pada buah dan airnya nya saja, mislanya batang pohon kepala bisa digunakan sebagai kayu olehan untuk membangun podok kecil dan rumah. Daun kelapa bisa digunakan untuk membuat kelerai untuk menutupi pagar ataupun tempat duduk. Daun kelapa muda bisa digunakan untuk membuat ketupat ketika lebaran. Kalau air kelapa tentu sudah sangat berguna seperti yang saya gambarkan diatas, dimana air kelapa bisa digunakan untuk minuman yang sehat untuk tubuh karena kandungan isotoniknya yang sangat bermafaat. Daging kelapa bisa digunakan untuk membuat santan masakan dirumah, membuat minyak goreng dan panganan kecil lainnya. Sedangkan tempurung kelapa bisa dugunakan untuk membuat souvenir yang menarik jika diolah dengan bagus dan benar. Sedangkan ampas buah kelapa bisa digunakan sebagai bahan bakar ataupun sebagai bahan tambahan untuk mebuat souvenir. 

Dari gambaran pertumbuhan dan kegunaan kelapa dalam kehidupan kita sehari di atas, kita bisa mencermati jika kelapa itu terlebih dahulu membangun pondasi dasar untuk menunjang pertumbuhannya dikemudian hari. Jadi disini, kita sebagai manusia perlu untuk mempersiapakan segalanya dari awal sebagai dasar penunjang kehidupan kita dikemudian hari sehingga hidup kita tidak akan terlunta-lunta, jangan mudah hidup kita ini terpengaruh dengan berbagai macam rayuan dan godaan semu yang akan membuat kita binasa dikemudain hari tetapi persiapkanlah segala keperluan nanti dari sekarang. Bangunalah sebuah konsep keyakinan diri dan teguhkan pendirian kita jika hidup ini hanya sekli, dan tidak akan terulang kedua kalinya sehingga dikehidupan ini kita bisa melakukan yang terbaik agar kita memperoleh kenyaman dalam hidup ini. 

Dari segi kegunaan dan manfaat kelapa, hampir segala apa yang ada pada diri kelapa itu bemanfaat buat manusia sebagaimana yang telah saya gambarkan diatas. Ajdi yang harus kita cermati adalah terapkalah dalam hidup kehidupan kita untuk berguna bagi manusia lain, bukan malah menjadi bumerang bagi yang lainnya. Mengapa saya katakan seperti itu, karena jika kita mampu menjadi orang yang berguna bagi yang lain kita akan selalu dicintai dan dirindukan oleh orang lain. Sebagai manausi tidak salahnya kita menerapkan pola hidup saling membatu dan saling peduli sebab ajaran islam sendiri sangat menekankan supaya umatnya mampu untuk hidup saling berbagi, saling membantu, dan saling menghargai. Sungguh indah jika kita menjadi manusai yang beguna bagi menusia lain karena kita akan terus dieknang walupun disaat kita sudah tudak ada lagi didunia ini. Yang jelas jika kita dikenang karena budi kita akan tetap selalu di doakan oleh orang lain supaya kita selamat dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat.

Jadi sekian saja kupasan singkat ini semoga ada manfaatnya buat kita semua, dan yang terakhir saya sampaikan teruslah berusaha menjadi manusia yang berguna menskipun dimulai dari hal-hal kecil dalam hidup ini, insyaalah hal kecil itu akan membentuk sebuah kebiasan pada diri kita yang lama kelaman akan besar dengan sendirinya. Wallahua’lam 

Wednesday, October 12, 2016

INI DIA JENIS PHILOSOPI DARI KEHIDUPAN SEMUT


JENIS PHILOSOPI DARI KEHIDUPAN SEMUT. Sebagaimana kita ketahui bersama, jika semut merupakan binantang yang paling sosial dari binatang laniay, mereka hidup secara berkelompok dan membangun sarang secara bersama-sama tanpa menghitung-hitung tenaga. Permulaan dari Kehidupan semut pasti jelas dimulai dari telur. Secara ilmu pengetahuan kita bisa pahami jika indung semut telur dibuahi (progeni) maka akan menjadi semut betina [diploid], dan jika tidak dibuahi, maka telur tersebut akan menghasilkan semut yang berkelamin jantan [haploid]. itu berdasarkan ilmu bologi.



Philosofi dari Kehidupan Semut
Kehidupan Semut
Perkembangan semut secara metamorfosis memiliki lengkap dengan tahapan-tahapannya masing-masing, dimana larva melewati tahap pupa sebelum menjadi semut dewasa. Yang uniknya larva tersebut secara umum bergerak dirawat dan diberikan makanan oleh semut pekerja.
Makanan larva diberikan secara trophallaxis, sebuah proses dimana semut regurgitates memakan cairan yang di peroleh dari tanaman. Semut pekerja menghabiskan sampai beberapa hari untuk mengurus dan merawat kehidupan semut dewasa, ratu dan semut muda. Kemudian setelah semut muda menjadi semut dewasa semut tersebut akan bertugas bertugas untuk menggali sarang lain untuk mereka tempati, disamping mempertahankan sarangnya, mereka juga mencari makanan.

Jika salah satu semut menemukan makanan disuatu tempat, maka semut tersebut akan memberitahukan kepada semut yang lainnya untuk membantu membawa makanan tersebut secara bersama-sama kesarangnya. Mereka akan terus bahu membahu dalam melakukan tugas masing-masing dalam mempertahankan keberlangsungan kehidupan mereka. bahkan terkadang kita melihat jika sekumpulan semut sedang mengangkat sebuah bangkai dari sebuah bangunan dimana ukuran bangkai tersebut puluhan kali lebih besar dari ukuran badannya, akan tetepi mereka mampu mengangkat bangkai tersebut, sungguh luar biasa. Dan yang lebih menakjubkan jika ada se-ekor semut yang sakit atau mati maka semut yang lain akan membawa kembali semut tersebut ke sarangnya. 

Jika kita amati nilai moral buat kita selaku manusia dari prilaku kehidupan semut tersebut, maka kita akan merasa paling malu sebab dalam kehidupan sekarang ini nilai gotong royong sudah sangat semakin terkikis dalam aspek kehidupan kita. kita sudah sangat kurang peduli dengan kehidupan orang disekitar kita karena kita disibukkan dengan kegiatan masing-masing, bahkan lebih ironisnya kebersamaan kita dengan keluargapun kadang terabaikan oleh karena aktifitas kita sehari-hari. 

Sungguh ironis memang, semut yang notabenanya adalah binatang dimana kesempurnaannya sangat jauh bila dibandingkan dengan proses penciptaan manusia yang dilengkapi dengan ilmu pengetahuan, akan tetapi semut masih memiliki sikap kebersamaan dan kepedulian yang sangat besar dalam kehidupannya, apakah keunikan dari prilaku kehidupan semut tersebut bisa menjadi sebuah inspirasi buat kita dalam mengarungi kehidupan ini minimal paling jauh kita bisa menerapkannya dalam kehidupan disekitar lingkungan keluarga kita. jadi tidak salahnya kita sebagai kepala keluarga selalu mencoba menyisihkan sedikit waktu untuk berkumpul dengan anak-anak kita supaya mereka akan mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari kita sehingga di waktu hari tua kelak mereka akan juga mengurus dan menyisihkan waktu mereka dalam mengurus kita. jangan jadikan alasan karena aktifitas sehingga kita tidak ada waktu untuk berbagi kapada sesama.  

Begitulah adanya, perilaku kehidupan semuat akan terus berlangsung setiap harinya mungkin sampai akhri akhir nanti, mereka telah diciptakan oleh Allah dengan perilaku yang sangat luar biasa. Sehingga manusia yang sempurna yang diciptakann-Nya akan mengamati dan mengambil sedikit pelajaran dari keunikan proses penciptaanya perilaku semut tersebut.


Saturday, October 8, 2016

BELAJAR MEMAHAMI PHILOSOFI KEHIDUPAN POHON BAMBU


Kebanyakan petani secara umum pasti sudah memahami jika pertumbuhan pohon bambu setelah masa penanaman pasti tidak akan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan untuk masa 5 tahun setelah penanaman. Meskipun kita berusaha menyiram dan memupuknya setiap hari, Perkembangan pertumbuhannya hanya sekitar beberapa puluh centi saja. Namun jika sudah melewati masa 5 tahun setelah masa tanam, mak pertumbuhan pohon bambu ini akan menunjukkan hal yang sangat unik, dimanan pertumbuhannya tidak lagi dalam ukuran hitungan centi-meter melainkan sudah dalam hitungan meter. Sama halnya dengan kehidupan kepompong dimana kepopong harus melewati lobang kecil  (pembungkus kepompong) untuk menjadi kupu-kupu yang sangat indah. 

Belajar dari Kehidupan Bambu
Philosofi Kehidupan Bambu 
Jadi selaku manusia yang berpikiran normal, tentu hal ini akan menjadi sebuah tanda tanya besar pada kita, apa yang menyebabkan pertumbuhan bambu yang begitu unik dan lain dari pertumbuhan pohon lain yang kita amatai pada biasanya.?


Ternyata selidik punya selidik pertumbuhan banmbu pada lima tahun pertama adalah berlangsung pada akarnya yang digunakan untuk membangun sebuah pondasi yang kokoh, dengan tujuan untuk menopang batang yang menjulang tinggi kelak nantinya, dan yang akan berlangsung untuk masa puluhan tahun. Jadi jelas disini bahwa pertumbuhan bambu pada lima tahun pertama bukan untuk mempertinggi pertumbuhan batangnya melainkan membangun dasar pondisi hidupnya.

MORAL VALUES DARI POHON BAMBU

Dari paparan singkat tentang pertumbuhan pohon bambu diatas kita bisa memetik nilai moralnya untuk kehidupan kita, jika hidup ini tidaklah serba instan danakan  berlangsung dengan normal layaknya orang lain, tetapi dibutuhkan usaha, dimanan usaha yang paling utama adalah dengan mempersiapkan semua bekal diwaktu awal yang akan kita gunakan sebagai bekal untuk kehidupan dimasa emas nanti. Jangan terlalu cepat tergoda dengan menghaburkan uang untuk memenuhi gaya hidup yang tidak menentu tetapi kita harus mempertibangkan segalanya dengan masak-masak sebelum kita memutuskan apa yang akan kita beli, apakah itu sudah sesuai dengan ukuran kehidupan kita atau belum.

Disamping nilai moral diatas, nilai moral lainnya  adalah sangat lumrah dalam menjani hudup ini terkadang kita mengalami berbagai permasalahn hidup, yang menyebabakan sebagian orang prustasi, bahkan pada ukuran yang lebih parah ada yang mengabil tindakan bunuh diri untuk mengatasi permasalah tersebut. Ironis memang dan kalau bagi saya ini adalah tindakan yang sangat bodoh dan hanya di lakukan oleh orang yang sama sekali tidak memiliki agama (tuhan). Padahal jika kita mengambil hikmah dari kehidupan pohon bambu hal tersebut tidak akan kita lakukan karena kita bisa mengambil hikmah terhadap permasalahan dan kegagalan dalam hidup ini. Kita akan mengaggap jika permasalah hidup adalah sebuah proses pengembangan yang ada pada diri kita, sebab dengan adanya kegagalan dan permasalahan jelas itu akan membuat kita berpikir lebih cerdas dan matang dalam meningkatkan kelemahan dari apa yang kita miliki selama ini. Kalau kita melihat dalam sudut agama islam, kita sebagai makluk ciptaan Allah diharuskan/diperintahkan dalam untuk mengamati semua ciptaan Allah untuk dapat memperoleh ilmu dan hikmah dari semua benda yang diciptakan Allah. Kita tahu bahwa pada ayat yang pertama turun kepada baginda nabi Muhammad saw, adalah “Iqraq bismikallazi qalaq” yang berarti bacalah dengan namu tuhan mu yang telah menciptakan. Ini bukan berarti jika pedoman hidup kita adalah pohon bambu, karena pedoman hidup kita tetaplah Alquran yang mulia, Cuma saja pertumbuhan pohon bambu itu merupakan sebuah motivasi tersendiri bagi kita untuk lebih berusahah dan tidak putus asa dalam mengarungi hidup ini, persiapakan bekal yang cukup untuk menompang kehidupan yang lebih cerah, sehingga kita tidak akan terbelit dengan permasalah-permasalah semu dalam hidup ini.

Terakhir saya sampaikan, Tidak ada kata untuk menyerah tetapi  teruslah tumbuh, tidak ada alasan untuk terikat dalam sebuah keterbatasan, karena bagaimanapun proses pertumbuhan itu tetap harus diawali dari kemampuan/kesiapan untuk dapat mempertahankan diri bahkan dalam kondisi yang yang paling buruk sekalipun.
Pastikan dihari depan  jika hidup kita akan tumbuh MENJULANG TINGGI/ KOKOH dan penuh dengan KEBERKATAN bagi sesama kita, layaknya pohon bambu yang saling mendukung antara satu dengan lainnya.

Monday, September 5, 2016

Yang Bukan Segalanya

Bagaimana rasanya klau mulai membenci sesuatu yang sangat kita cintai Dipuja mayoritas manusia? Sudah sangat lumrah jika sebagian orang banyak dibutakan olehnya, mereka rela mengorbankan apapun yang diniliki. Nyata memang kesendirian dalam melawan arus kehidupan bukanlah hal yang mudah. Malah Anda sendiri dianggap gila dan bodoh oleh orang lain. Habis mau bilang apa, hati telah menentukan pilihanya serta menyadari apa sebenarnya yang menjadi hakikat hidup yang sesungguhnya. Kita tahu bahwa setiap orang berhak untuk memilih jalan hidupnya sendir? Itu adalah hak asasi, yang sekarang ini otonomi diri. 
Uang Bukanlah Segalanya
Uang Bukan Segalanya
Terkadang bukan cuman mata yang dibutuhkan untuk melihat, namun terkadang hati juga diperlukan sebagai alat kontrol serta penyeimbang. Sangat Lucu memang ketika kita berada di tengah parodi manusia-manusia urban yang sedang hidup bak sapi perah untuk memenuhi ambisi dan sikap gengsi mereka sendiri.

Hangatnya terpaan sinar mentari yang memayungi sepanjang jalanan kota yang sepi. Maklum hari Sabtu, jadi tidak banyak orang yang kejar jam tayang ke kantor atau ke sekolah. Salah Seorang gadis yang berambut lurus sedang memacu kederaannya melintasi dataran abu-abu dalam kecepatan sedang. Pada hakikatnya dia sendiri sedang membutuhkan kecepatan yang ekstra supay akan segera tiba di tempat yang dituju, ke salah satu Warung Bubur Abah Hasan. Walau perutnya sudah gemerucuk karena dari kemarin belum makan. Namun, sebenarnya di sangat menikmati semburan udara pagi kala itu. Ketika tiba disana lalu memesan salah satu menu yang menjdi favoritnya, ia langsung duduk sambil menhadap jendela yang menyajikan pemandangan langsung ke jajaran pohon di ruang hijau seberang jalan yang sangat menyejukkan mata bagi yang memandangnya. Tak lama kemudian Semangkuk bubur ayam spesial pesanannya pun tiba, tanpa pikir panjang lagi lagi ia langsung melahapnya.

Setelah puas mengisi perutnya, lalu ia melanjutkan kembali perjalanannya ke tempat selanjutnya. Tujuan selanjutnya adalah menuju ke-sebuah kampung yang terletak di salah satu sudut kota yang boleh dibilang lumayan bersih, walaupun jalannya agak meliuk-liuk bahkan harus melewati jalan yang yang berbukit. Memang Sedikit agak melelahkan. Ketika tiba di rumah yang bercat putih bersih dengan halaman yang tidak cukup luas namun dipenuhi dengan tanaman yang terawat rapi. Rumah itu adalah bangunan peninggalan Belanda, memang agak aneh , seharusnya bangunan yang seperti itu berada di jajaran kawasan bangunan-bangunan yang menjdi heritage lainnya bukan malah tersesat sendiri di tengah tengah kampung seperti ini. Entah tiada yang tahu jenis magnet apa yang selalu membuatnya begitu terpesona, setiap dia datang ketempat tersebut dia selalu merasakan sepertinya ada sesuatu yang membuatnya betah dan selalu merindui tempat ini. Begitu menyadari dia telah ditunggu oleh seseorang, lalu ia bergegas menuruni sepeda motornya dan melangkah dengan cepat untuk mengetuk papan yang berdiri kokoh persis di hadapannya. Tak begitu lama kemudian pintu pun terbuka, salah seorang ibu-ibu yang kira-kira berumur sekitar empat puluh tahunan berdiri dan menyapa dengan sebuah senyum yang ramah.

‘Assalamu’alaikum, tante,’ ucap gadis itu sambil meraih dan mencium tangan wanita itu.
‘Wa’alaikumsallam. Eh, Kinan mari masuk. Tumben pagi-pagi betul? Apakah Sudah sarapan?’ jawabnya ibu tersebut sambil mepersilakan Kinan memasuki rumahnya.
‘Iya, tante saya ada janjian sama Ica pagi-pagi gini. Sudah, tante. Tadi Saya sarapan sebelum kesini beli bubur ayam dulu,’ jelas Kinan. Wanita itu hanya mengangguk kepala.
Di ruang tamu salah seorang perempuan sebaya dengan Kinan sedang duduk bersila menghadap laptop sambil mempermaikan jemarinya diatas keypad. Dengan tidak bertujuan mengganggu Kinan lalu duduk di sampingnya tanpa sepatah katapun, matanya sedang asik menjelajahi lembar Microsoft Word yang hampir dipenuhi dengan tulisan, dan membaca tulisan alphabet yang tertulis di kertas putih itu. ‘Jam berapa ini, Neng? Baru datang…’ sindirnya tanpa melirik Kinan. ‘Maaf, ya Ca. Kamu sebenarnya sudah tau jika selama ini aku selalu sendirian dirumah, jadi banyak hal lain yang harus diurusin sebelum kesini. Lagian Tadi aku juga mampir untuk sarapan di Abah Hasan, tapi tenang aja semuanya sudah beres kok tinggal copy-paste di laptop kamu,’ ujar Kinan yang membela diri sambil memberikan flashdisk ke Ica. Irit bicara, Ica hanya mendehem kemudian menyambar dengan cepat benda kecil tapi fungsinya yang selangit. ‘Klik, klik’, kemudian Ica langsung memasukkan data yang penting ke laptopnya. ‘Nan, ne uda beres nih. Tinggal send aja lagi,’ ujar Ica meminta persetujuan. ‘ya sudah kita kirim aja, Ca. Walaupun kalah setidaknya kita suda mencoba untuk melakukan yang terbaik?’

Sebenarnya mereka berdua tersebut sedang mengikuti lomba tulis karya ilmiah online dan harus di submit hari ini karena hari ini merupakan hari terakhir kita. ‘Iya sih, saya kamu itu mana peduli menang atau kalah. Karena itu gak ngaruh sama hidup kamu. Kalau aku sangat butuh hadiahnya, Nan. Karena Aku lagi butuh uang,’ curhat Ica dengan mata agak sedikit berkaca-kaca. Sebenarnya Kondisi perekonomian keluarga Ica sedang tidak baik. Bisnis pembuatan shuttle kock punya papanya sedang mengalami penurunan penjualan, bahkan papanya harus mengistirahatkan  beberapa pekerja untuk mengurangi biaya produksi. Sebenarnya kinan merasa tak enak hati, lansung buru-buru ia minta maaf. Kinan memang dari keluarga yang hidup berkecukupan, jauh berbeda dengan Ica yang terkadang hanya memiliki uang jajan yang pas-pasan. Bahkan terkadang ia merasa uang bukanlah hal yang berharga, ia sangat senang berbagi apalagi dengan kawanya Ica, sahabatnya yang ia kenal sejak SMP. ‘Klik’, tombol send pun di klik oleh Kinan.
‘Ini ayo dimakan, Kinan,’ ujar Mama Ica sambil membawa makanan dan dua cangkir teh hangat. Kinan berterimakasih bu. Ada tersirat rasa iri di dalam hatinya. andai saja Ica yang ke rumahku, mungkin Mama pasti tidak mau nyiapin seperti gini. Paling juga yang nyiapin aku sendiri, terus Mama hanya minta pamit pergi ke Ica soalnya banyak sekali urusan, batin Kinan. Mereka berdua terdiam dan terhanyut dalam pikiran masing-masing. Sudah hampir seminggu ini Kinan bolak-balik ke rumah Ica untuk menyelesaikan karya tulis ilmiah tersebut, sehingga Kinan sudah seperti anak sendiri dianggap oleh Mamanya Ica. Mama Ica sangat ramah dan baik terhadap Kinan, bahkan selalu menyuruhnya makan disana. Kinan selalu diomelin kalau pulang tanpa belum makan. Perhatian dan peduli itulah adalah sedikit gambaran kecil kebaikan hatinya. Memang mereka memang bukanlah dari keluarga terpandang, namun mereka memiliki hati bagaikan emas yang jauh tak ternilai harganya, pikir Kinan.

‘Enak ya Nan jadi kamu,?’ tanya Ica secara tiba-tiba dan menganggetkan lamunan Kinan. ‘A.. enaknya apanya, Ca?’ tanya Kinan agak terbata dengan heran. Apa sih enaknya hidup jadi serba mandiri, mana orang tua jarang pulang, rumah aja sudah seperti hotel cuman buat tempat istirahat? Bahkan rasanya orang tuaku terkadang tak peduli dengan kehadiranku, apa enaknya, Ca? guman Kinan dalam hati. ‘Enak lah, Ca. Duit mencukupi, semua fasilitas ada, motor baru, laptop high end, smartphone premium, orang tua gak mengekang. Hidup kamu itu sudah sangat perfect. Sangat Bodoh jikalau kamu masih merasa kurang,’ jawab Ica polos. Kinan hanya bisa mendengus mendengar alasan Ica yang sudah bosan didengarnya. Hatinya terasa seperti teriris, knapa masih saja ada orang yang berpikiran seperti itu. ‘Ga enak, Ca. Kamu harus jalani hidup tanpa rasa kasih sayang langsung dari kedua orang tua, aku terkadang capek melihat mama papaku yang hampir seperti gila kerja itu, mana rumah udah kayak hotel cuma buat makan, mandi, sama istirahat doang. Okelah, fasilitas memang tercukupi tapi rasanya itu kosong, Ca. Aku hampir gak punya waktu walupun hanya sekedar buat ngobrol santai, aku jarang sekali didengerin sama mereka. Mereka memang dekat tapi rasanya seperti jauh buat aku,’ bulir air mata mulai mengalir di pipi Kinan. Ia merasakan beban itu rasanya sedikit terangkat, ia sudah sangat lelah menyimpannya sendiri selama ini. Kinan sangat gak mau jika orang menilai negatif keluarganya. Menyesal, lalu Ica memeluk Kinan. Sebenarnya banyak yang Ica belum ketahui dari Kinan, itu semua karena Kinan gak suka orang lain untuk mengasihaninya. Dia sudah cukup tegar sampai dengan pagi ini, namu ia harus terlihat lemah di depan sahabatnya.

‘Uang gak selamanya memberikan kamu kebahagiaan, Ca. Aku sangat iri sama kehidupan kamu yang memiliki orang tua peduli sama anaknya. Dalam hidup ini terkadang yang kita butuhin bukan cuma uang buat hidup,’ bisik Kinan kepasa sahabatnya. Rasa hangat seakan sudah merebak di dalam relung hati Kinan. Ica tak dapat berkomentar apa-apa hanya merapatkan pelukannya saja. Ia sangat menyadari banyak yang Kinan belum ceritakan padanya. Kini ia sudah menyadari betapa besar beban yang ditanggung sama sahabatnya itu, beban yang harus dipikul seorang diri ketika ai masih berumur tujuh belas tahun.

‘Ben, maaf ya aku tidak bisa menerima semua ini dari kamu,’ ujar Kinan sangat dengan hati-hati sambil memberikan sebuah kardus berwarna coklat yang hampir dipenuhi dengan barang-barang khas cewek pada lelaki yang bertubuh tinggi di depannya. Laki-laki itu menatap Kinan dengan penuh tanda tanya, hatinya pun mendadak seperti terasa nyeri laksana terserang serangan jantung dadakan. ‘sebenarnya Aku sudah sangat ikhlas  dapat memberikan semua ini pada kamu,’ kata Ruben dengan kaget. Ia bingung tidak tau berkata apa-apa lagi pada perempuan yang sangat ia sayang itu. ‘aku tahu kamu sangat menyayangi aku, Kinan?’ tanya Ruben sambil menatap lurus manik hitam yang berada di hadapannya yang seketika menunduk lesu. Ia menyadari ada perubahan ekspresi pada perempuan yang berada di hadapannya secara drastis, Kinan merasa bahunya seakan roboh mendengar pertanyaan itu. Ruben sudah sangat lama mendambakan mu Kinan, banyak macam cara telah ia lakukan untuk dapat menarik simpati Kinan. Berbagai macam barang kesukaannya langsung ruben belikan tanpa tanggung-tanggung. tetapi Kinan hanya dapat menerima Ruben sebagai teman saja tidak lebih dari itu, jujur ia sangat bingung memikirkan bagaimana cara membuat Ruben untuk dapat mengerti bahwa ia hanya suka berteman saja. Sebenarnya Kinan tidak mau melukai hati dan perasaan Ruben, tapi mungkin carannya saja yang salah. Ia malah membuat Ruben terkadang berpikir jika Kinan memberi harapan lebih dari seorang teman padanya. Agak Rumit memang. ‘tetapi setidaknya Aku sudah membuktikan rasa sayangku pada kamu, Nan. Itu semua bukti dari rasa sayangku pada kamu, aku sangat peduli sama kamu,’ ucap Ruben untuk meyakinkan Kinan. Memang tidak ada sedikitpun terlitas rona dusta di matanya, semuanya itu benar, dan jujur adnya dari dalam hati. Tapi Kinan tidak suka diperlakukan seperti itu olehnya.

‘sorry, Ben. Aku bukan tipe orang seperti itu dan aku juga tidak pernah minta kamu untuk membeli semua ini buat aku. Jujur saja, sebenarnya aku sendiri masih mampu kok membeli semua ini dengan uangku sendiri jika aku mau,’ Kinan tak mau direndahkan.
‘Bukan, Nan. Bukan itu yang aku maksudkan, aku hanya mau buktikan pada kamu, kalau aku benar-benar serius dan gak main-main. Aku tidak akan membikin kamu kecewa.’
‘Sudahlah, Ben. Terima saja ini, aku tidak pantas untuk mendapatkan semua ini. Aku bukan tipe perempuan yang baik untuk kamu, aku tidak punya perasaan yang sama dengan kamu. Aku suda coba, tapi aku tak bisa. Maaf. Aku masih yakin jika di luar sana masih banyak orang lain yang lebih baik dari aku dan pastinya bisa membalas perasaan kamu itu. Aku tahu kamu cowok yang baik-baik dan makasih atas semua perhatianmu selama ini,’ ucap Kinan sambil memberikan kardus itu kapada Ruben. Memang mungkin itu menyakitkan untuk Ruben, tapi inilah jalan yang terbaik. Kinan sudah lelah berpura-pura bersikap manis selama ini kepadanya hanya untuk menghargai segala usaha yang dilakukanya.






Memahami Philosopfi Kehidupan Sebuah Kepompong


Semua tahu jika hidup memang penuh dengan segala perjuangan. sebab perjuangan merupakan modal awal yang harus dilalui untuk mencapai sebuah impian yang dicita-citakan. sehingga manuasi yang tergolong hebat adlah para manusia yang mampu melihat sebuah peluang dari sebuah kesempitan, maksdunya adalah mereka yang mampu menciptakan atau melihat sebuah peluang dalam sebuah rintangan. Makanya banyak orang menyebutkan Jika anda ingin berhasil dimasa depan dan menjadi manusia sukses maka anda harus melalui segala proses yang terkadang sangat menyakitkan untuk dirasakan. jika anda tidak siap dengan tantangan itu semua, maka bersikaplah anda untuk tidak terdidik menjadi anak manja yang hanya selalu ingin dibantu dan dilayani oleh kedua orang tua kita. Karena pada hakikatnya hal tersebut sangat tidak baik untuk mendidik kita terutama dalam membentuk pola pikir dan karakter kita dalam menjalani kerasnya kehidupan dimasa yang akan datang.
Belajar dari Kehidupan Kepompong
Kehidupan Kepompong
Pada artikel ini saya akan menceritakan sebuah kisah yang sungguh-sungguh inspiratif untuk direnukan. Pada hakikatnya cerita ini berasal dari buku yang menarik yang saya beli, namun baru sekarang sempat saya bacakan padahal saya membelinya diwaktu yang lalu. Judul buku tersebut adalah,? setengah isi dan setengah kosong? Hasil buah karya dari perlindungan marpaung.

>>>>Baca Yang Bukan Segalanya

Berikut ini adalah kutipannya ceritanya:
pada suatu hari, salah seorang anak sedang asik bermain dan secara tiba-tiba menemukan kepompong kupu-kupu yang bertengger pada sebuah dahan pohon yang agak rendah. Lalu anak tersebut mengambil kepompong yang menempel tersebut tersebut dan ia melihat seperti ada lubang kecil pada kepompong tersebut.
Anak itu mengamati lubang kecil tersebut dengan seksama dan ia tertenggu karena ia melihat ada seekor kupu-kupu yang sedang berusaha untuk dapat keluar dan membebaskan dirinya melalui lubang kecil tersebut. Lalu kemudaan ia melihat tiba-tiba kupu-kupu itu berhenti untuk mencoba, kelihatannya kupu-kupu tersebut sudah berusaha dengan semampunya namun kelihatanya perjuangannya sia-sia untuk dapat keluar melwati lubang kecil yang berada di ujung kempompongnya.
Melihat fenomena tersebut, anak tersebut merasa iba dan mengambil inisiatif untuk dapat membantu kupu-kupu supaya dapat keluar dari kepompongnya tersebut. Lalu dia pun mengambil sebuah gunting dan berusaha membuka badan kepompong itu dengan gunting supaya kupu-kupu tersebut dapat keluar dan terbang di dunia lepas dengan bantuanya.
Ketika kepompong tersebut terbuka, kupu-kupu tadi keluar dengan sangat mudah. Tetapi apa yang terjadi, kupupu itu masih memiliki tubuh yang gembung dan sangat kecil. Kelihatan dengan jelas jika sayapnya masih berkerut. Meihat hal tersebut, Anak itu mulai mengamatinya lagi dengan seksama dengan harapan agar sayap kupu-kupu tadi berkembang dan  bisa terbang untuk menuju bunga-bunga yang indah yang ada di taman taman bunga ditempat mereka.

Harapan hanya tinggal harapan, karena apa yang menjadi penantian anak tersebut tak kunjung tiba. Kupu-kupu tadi hanya bisa menghabiskan sisa hidupnya dengan hanya merangkak-rangkak di-sekitarnya dengan memiliki tubuh gembung dan sayap yang belum sempurna (masih berkerut). Akhirnya Kupu-kupu itu tidak mampu untuk terbang seumur hidupnya.

Ternyata si anak tadi belum mengerti jika kupu-kupu harus berjuang sendiri untuk untuk membebaskan dirinya dari kepompong bukan dengan melalui bantuan pihak lain. Lubang kecil tadi yang harus dilaluinya akan memaksa cairan yang melekat pada tubuh tubuh kupu-kupu untuk masuk ke dalam sayap sehingga untuk membatu dia supaya siap terbang dan memperoleh kebebasan di dunia lepas