Friday, March 3, 2017

Peranan Guru dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Paragraf

Tags
Peranan Guru dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Paragraf. Proses pembelajaran yaitu suatu kegiatan yang terjadi dalam belajar mengajar dengan ditandai adanya interaksi yang dinamis antara guru dan peserta didik dalam mencapai suatu tujuan pembelajaran. Dalam buku Belajar dan Pembelajaran (Imron, 1996:43) menjelaskan bahwa tujuan dan unsur-unsur dinamis dalam pembelajaran ada dua hal yang sangat penting dalam pembelajaran. Pertama, Tujuan pembelajaran mengarahkan guru supaya berhasil dalam melakukan proses pembelajaran dalam kelas, sementara yang kedua, semua unsur-unsur dinamis dalam pembelajaran harus mendukung untuk tercapainya tujuan pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik di dalam kelas.  Belajar dan mengajar merupakan aktivitas guru dan siswa untuk berinteraksi. Interaksi demikian tidak saja membutuhkan keterlibatan maksimal dari pihak siswa melainkan juga keterlibatan maksimal dari pihak guru.
 
Peranan Guru dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Paragraf
Peranan Guru dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Paragraf
Secara umum, Belajar dapat diartikan sebagai salah satu proses perubahan tingkah laku pada diri individu peserta didik berkat adanya interaksi antar individu, dan individu dengan lingkungan belajar, sehingga dengan adanya proses pe,mbelajaram tersebut, peserta didik lebih mampu berinteraksi dengan lingkungan mereka. Dalam interaksi harus ada perubahan tingkah laku dari siswa sebagai hasil belajar, di mana siswa sebagai subjek belajar maka siswalah yang terutama menentukan berhasil tidaknya kegiatan belajar mengajar dalam interaksi tersebut.
Untuk terjadinya interaksi yang dinamis dalam proses pembelajaran, pendidik harus mampu menciptakan suasana belajar yang baik. Ada beberapa poin yang harus dipenuhi oleh pndidik bila ingin menciptakan suasana belajar yang baik. Syarat-syarat itu adalah (a) peserta didik harus mengalami kemajuan, (b) peserta didik harus menghargai pelajaran yang disajikan, dan (c) pendidik harus memperoleh kepuasan dari aktifitas pembelajarannya..
Keberhasilan usaha pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah sebagian besar bergantung kepada faktor guru, karena guru memainkan peranan yang menentukan dalam usaha pembelajaran keterampilan menulis yang baik dan benar dikalangan siswa. Usaha dimaksud dapat berhasil apabila guru menunjukkan adanya kesanggupan menggunakan bahasa Indonesia yang baik ,bermutu, dan disiplin dalam penulisan. Oleh karena itu, guru berkewajiban untuk meningkatkan penggunaan bahasa Indonesia dalam penulisan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Penggunaan bahasa guru sangat berpengaruh terhadap siswa, sebab guru merupakan teladan bagi siswa.

Agar guru dapat berperan sebagaimana tersebut di atas, maka guru-guru bahasa Indonesia perlu ditingkatkan pengetahuannya. Untuk dapat mengusahakan pemakaian bahasa Indonesia yang baik dan teratur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, baik bahasa lisan maupun tulisan. Hal ini erat kaitannya dengan pendapat Jazir Burhan (1971:11) yaitu:
Guru bahasa Indonesia dapat melakukan tugas sebaik-baiknya mereka mestilah dilengkapi dengan pengetahuan yang cukup tentang bahasa Indonesia, keterampilan yang memadai dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk keperluan-keperluan praktis dan ilmiyah, pengetahuan yang cukup tentang metodologi pengajaran bahasa pada umumnya dan metodologi pengajaran bahasa Indonesia pada khususnya, keterampilan menggunakan pengetahuan tentang metodologi itu dalam praktek, serta sikap yang baik terhadap keahlian dan jabatan itu.

Berdasarkan kutipan di atas jelas bahwa guru bahasa Indonesia di sekolah memegang peranan yang sangat menentukan dalam pembinaan keterampilan menulis. Peranan guru dalam menunjang pengembangan keterampilan menulis  tidak hanya  terbatas kepada guru-guru bidang studi bahasa Indonesia saja, tetapi merupakan  tanggung jawab semua guru. Pengajaran bahasa Indonesia tidak akan mencapai sasaran bila tidak ditunjang oleh guru-guru lain yang terlibat dalam proses belajar mengajar.             

Guru merupakan salah satu faktor penting yang memungkinkan terlaksananya proses belajar mengajar. Tanpa adanya seorang guru proses belajar mengajar tidak akan terlaksana dengan semestinya. Antara guru dan peserta didik terdapat hubungan yang sangat erat dan tidak dapat dipisahkan. Berkat kemajuan teknologi telah tercipta berbagai alat audio visual. Namun, kedudukan guru tidak dapat digantikan oleh alat tersebut karena benda tersebut merupakan benda mati. Pada saat tertentu alat tersebut boleh tidak ada. Akan tetapi, kalau guru tidak ada, proses belajar mengajar tidak dapat berlangsung sebagaimana mestinya.
Guru dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan cenderung pasif karena kurikulum ini lebih menitik beratkan pada kemampuan yang dimiliki oleh siswa. Walaupun demikian, peran seorang guru juga tidak dapat dipungkiri memegang peranan penting dalam membimbing dan meningkatkan kemampuan siswa. Guru dapat bertindak sebagai informator, fasilitator, ataupun moderator yang memiliki kelebihan daripada siswa dan menjadi panutan bagi siswa.
Guru adalah figur yang ikut menentukan pengajaran. Guru yang akan memegang kendali pengajaran dan menjadikan pembelajaran semakin efektif dan efisien. Dalam pembelajaran keterampilan menulis, tugas seorang guru bahasa Indonesia antara lain,
  1. Mampu menjalin komunikasi optimal dengan siswa
  2. Menciptakan suasana kreatif yang menyenangkan, hangat, dan mendorong agar siswa berproses baik secara individu maupun kelompok
  3. Pengajar dituntut mampu mengatasi berbagai perbedaan pendapat yang      ada  saat terjadi diskusi
  4. Mampu menjaga agar aktivitas kreatif tidak menyimpang


Selain hal-hal yang terdapat di atas, guru yang mengajarkan bahasa Indonesia harus cinta terhadap keterampilan menulis. Keterampilan menulis harus menjadi salah satu kesukaan baginya. Guru harus gemar membaca hasil-hasil tulisan terbaru dari penulis ternama atau tidak dan selalu mengikuti perkembangan di bidang tulis-menulis. Mengajar keterampilan menulis bukan hanya menginginkan agar siswa memiliki pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang keterampilan menulis, melainkan menanamkan juga sikap positif terhadap sesuatu yang ditulis oleh siswa sehingga pada diri siswa tertanam sikap menghargai hasil karya orang lain.

Guru yang baik harus berinisiatif dalam memilih bahan yang sesuai untuk diberikan kepada siswa. Guru bahasa Indonesia harus mampu memilih bahan yang sesuai dengan siswa secara individu maupun kelompok. Apabila guru telah memilih bahan yang sesuai dengan kemampuan siswa, kesulitan dan masalah dalam pembelajaran akan dengan mudah diatasi karena guru sudah menguasai dan mengetahui keperluan siswa dalam proses pembelajaran. 

Dengan  adanya pemilihan bahan yang tepat, pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan juga akan lebih baik. Dalam hal ini guru harus memberikan bimbingan secara individual dalam menghadapi siswa yang mengalami kesulitan belajar dan melakukan remedial bagi siswa yang belum tuntas dalam materi tersebut. Seorang guru dituntut memiliki sikap demokratis dan tidak bersikap otoriter sehingga siswa lebih bebas berapresiasi sesuai dengan keinginan mereka. Guru hanya membimbing dan menjaga agar siswa tidak melakukan penyimpangan. Guru juga harus memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya kepada siswa untuk menimba sendiri ilmu yang terdapat dalam keterampilan menulis paragraf.

Dari uraian di atas jelaslah untuk berhasilnya suatu proses pembelajaran guru harus mampu menciptakan interaksi yang dinamis sehingga pelajaran yang disajikan dapat diserap dengan baik oleh peserta didik untuk mendapatkan kemajuan. Seorang guru harus mampu mengelola interaksi belajar mengajar. Ia harus memahami faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas belajar, bagaimana proses belajar berlangsung dan ciri-ciri belajar dalam berbagai bidang yakni pengetahuan, perasaan, minat, pemahaman, sikap, keterampilan dan nilai,. Dengan demikian guru akan mampu menentukan jenis gaya memimpin kelas yang akan digunakan.

terimakasih telah berkomentar
EmoticonEmoticon