Saturday, February 18, 2017

Cara Mengetahui Ciri Penyakit Ginjal dan Penanggulannya

Cara Mengetahui ciri penyakit ginjal dan cara penanggulannyaSebagaimana yang telah kita ketahui bersama, Ginjal adalah dua buah organ dalam tubuh yang berbentuk menyerupai  kacang merah yang tepa terletak pada kedua sisi tubuh bagian pinggang belakang atas, tepatnya di bawah tulang rusuk manusia. Ukuran Ginjal orang dewasa pada umumnya sebesar kepalan tangan orang dewasa. Dan fungsi dari ogan ini adalah untuk: 
Menyaring ampas dari proses metabolisme tubuh, hasil sampingan, dan semua cairan yang berlebih dari dalam darah.
Untuk Menjaga keseimbangan kadar garam dan kadar mineral di dalam tubuh kita.
Untuk Menghasilkan renin, yaitu enzim yang berperan untuk membantu mengatur tekanan darah.
Untuk Menghasilkan senyawa aktif yang terdapat dalam vitamin D yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang.
Untuk Menghasilkan senyawa eritropoetin yang berfungsi untuk menstimulasi produksi sel-sel darah merah.
Untuk Mengatur kadar senyawa kimia di dalam tubuh kita yang mana pada akhirnya untuk membantu jantung dan otot-otot agar bisa berfungsi secara baik.

Cara Mengetahui Ciri Penyakit Ginjal dan Penanggulannya
Ciri Penyakit Ginjal dan Penanggulannya


Ketika anda mengalami mengalami gangguan pada ginjal ataupun mengalami kerusakan, maka akibatnya sisa-sisa metabolisme tubuh dan cairan berlebih dapat tertimbun di dalam tubuh yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan pada bagian pergelangan kaki, muntah-muntah, lemas dan lesu, mengalami gangguan pernafasan (sesak napas), dan sulit tidur. Para pakar kesehatan umumnya menyatakan jika Penyakit ginjal merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya, dimana jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, maka dapat menyebabkan ginjal kita bisa berhenti berfungsi sama sekali (gagal ginjal). Dan Jika kondisi ini terjadi, akibatnya sangat fatal karena dapat menyebabkan kematian bagi penderita tersebut.  
Infeksi Ginjal
Infeksi ginjal ini disebabkan oleh bakteri yang berpindah dari kandung kemih yang mengalami komplikasi infeksi kedalam salah satu ataupun kedua ginjal kita, dimanan kondisi ini dapat menyebababkan timbulnya rasa sakit pada ginjal kita. 

Gejala gejala yang muncul akibat dari infeksi ginjal tersebut terjadi dengan begitu cepat setelah bakteri mencapai ginjal, gejala tersebut antara lain: 
Sering buang air kecil dan agak terasa sakit.
Kencing berbau tidak seperti biasanya.
Megalami rasa sakt pada Perut bagian samping atau pada bagian punggung.
Mual dan muntah.
Demam.
Kurangnya nafsu makan.
Mengalami Diare.
Diagnosis awal terhadap infeksi ginjal ini dapat dilakukan dengan pemeriksaan fisik dan disertai dengan hasil tes urine di lab. Disini Dokter akan menanyakan gejala gejala yang dialami, dfatar riwayat kesehatan Anda, dan pemeriksaan fisik (baik suhu tubuh ataupun tekanan darah). Tujuan dari test urine dilakukan adalah untuk memastikan apakah kita menderita infeksi saluran kemih atau tidak. Dari kesemuanya pemeriksaan tersebut, dokter akan dapat menyimpulkan hasil dari diagnosisnya.
Salat satu cara elternative secara alami yang bisa dilakukan untuk mengobati infeksui ginjal adalah Dengan mengonsumsi banyak cairan, dimana ciran ini akan dapat membantu tubuh kita untuk membuang bakteri dari dalam ginjal disamping juga berfungsi untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Disamping itu juga di anjurkan untuk mengosongkan kandung kemih pada saat Anda buang air kecil. Kemudian jagan lupa untuk beritirahat secukupnya minimal selamam dua ataupun tiga minggu sebelum anda dapat beraktifitas seperti biasa. 

Penyakit Ginjal Akut
Penyakit ginjal akut adalah dimanan kondisi ginjal kita yang secara tiba-tiba berhenti berfungsi seperti biasa. Pada konsisi ginjal akut, pasien harus segera mendapatkan penagangan medis, karena jika kondisi ini tidak segera ditangani akan dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan jumlah kadar garam dan unsur kimia yang abnormal di dalam tubuh. Disamping itu Keadaan ini juga dapat menyebabkan organ tubuh lain terpengaruh dan tidak bisa bekerja secara baik. di bawah ini akan disajikan gejala yang umum yang muncul akibat dari penyakit ginjal akut: 

Sedikit mengeluarkan air kemih.
Ini merupakan salah satu ciri utama sakit ginjal akut. Selain mengeluarkan urin dalam jumlah yang sedikit, sakit ginjal akut ini dapat juga membuat air urin menjadi keruh, bahkan kelihatan berwarna kemerahan seperti warna darah. Bila ciri-ciri sakit ginjal ini terjadi dan dibarengi dengan kemungkinan dehidrasi, segera bawa penderita ke dokter atau rumah sakit terdekat.

Perasaan mengantuk atau melamun.
Hal ini merupakan ciri-ciri ginjal bermasalah yang umum terjadi. Biasanya penderita akan menjadi agak kurang respon apabila dipanggil atau diajak untuk bicara, dan mereka menjadi lebih sering untuk melamun. Penyebab Kehilangan kesadaran ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, terutama terjadinya penumpukan racun yang berlebihan dan tidak dapat dibuang ke urin sehingga menyebabkan infeksi yang biasa menyebabkan penyakit ginjal.

Bengkak pada kaki dan tungkai
Kaki dan bagian mata kaki akan membesar karena adanya penumpukan cairan yang berlebih. Selain itu, pada penderita sakit ginjal, kandungan kadar protein dalam darah akan berkurang yang memicul kaki menjadi bengkak.

Sesak nafas
Meski umunya gejala sesak nafas lebih dihubungkan dengan penyakit paru dan jantung, namun ternyata sesak nafas pun bisa juga disebabkan oleh sakit ginjal. Sesak nafas umumnya terjadi secara mendadak dan terjadi pada orang yang biasanya tidak mempunyai riwayat penyakit sesak sebelumnya.

Diare, mual dan muntah
Gejalan Ini sebenarnya bukanlah salah satu ciri sakit ginjal akut. Namun bila Anda menemui gejala seperti berkurangnya air urin dan diikuti dengan gejala diare serta muntah-muntah, Anda harus curiga akan kemungkinan terjadinya penyakit ginjal akut. Diare dan muntah hebat seringkali menjadi penyebab utama sakit ginjal akut karena banyaknya cairan yang dikeluarkan ketika kita BAB atau muntah.

Gagal Ginjal Kronis
Penyakit Gagal ginjal kronis atau lebih dikenal dengan chronic kidney disease (CKD) adalah jenis penyakit ginjal dimana terjadinya penurunan fungsi ginjal secara bertahap dan bersifat permanen (tetap). Adapun gejala dari gagal ginjal kronis ini sendiri cukup umum, seperti sesak napas, mual-mual, dan rasa lelah (kelelahan). Hal ini mungkin yang mengakibatkan kebanyakan orang tidak menyadari klaua mereka sedang mengalami kondisi ini hingga mencapai tahapan stadium lanjutan.

Jika anda mengalami hal di atas, ada baiknya Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan urine dan darah secara berkala (teratur) jika merasa termasuk kelompok orang yang berisiko mengalami gagal ginjal kronis tersebut, seperti: 
Penderita tekanan darah tinggi.
Penderita diabetes.
Orang yang memiliki riwayat pengidap gagal ginjal kronis.

Adapun hal-hal yang menyebebkan erjadinya gagal ginjal kronis lainnya adalah: 
Terjadinya Inflamasi pada ginjal.
Terjadinya Infeksi pada ginjal.
Terjadinya Gangguan ginjal polikistik.
Terjadinya Penyumbatan yang disebabkan oleh batu ginjal atau gangguan prostat.
Terjadinya Kegagalan pertumbuhan ginjal pada janin saat masih dalam kandungan.
Terjadinya Lupus eritematosus sistemik.

Adapun tujuan Pengobatan yang dilakukan pada pasien gagal ginjal kronis adalah untuk mengurangi gejala, memperlambat dan untuk menghentikan terjadinya perkembangan penyakit, serta untuk mencegah terjadinya hal lain yang lebih serius. Untuk asumsi awal sampai dengan saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan gagal ginjal kronis secara total. Namun perlu dipahami bahwa pada sebagian orang, gagal ginjal kronis bisa menyebabkan berhentinya fungsi ginjal hampir secara keseluruhan dan melah dapat menyebabkan kematian, kondisi ini pada saat sekrang jenis penyakit ginjal ini lebih dikenanl dengan istilah gagal ginjal stadium akhir (established renal failure/ERF). Satu-satunya pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan cuci darah secara teratur untuk membantu pasien bertahan hidup.

Berikut ini beberapa langkah untuk mencegah terjadinya gagal ginjal kronis: 
Makan sehat dan teratur.
Tidak Merokok dan minuman keras.
Melakukan aktifitas olahraga secara teratur.
Tidak memngkonsumsi obat-obatan secara tidak sembarangan.
Menghindari dan menangani penyakit diabetes dengan benar.

terimakasih telah berkomentar
EmoticonEmoticon