Sunday, October 30, 2016

Kepala Sekolah Sebagai Supervisor Akademik


PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR AKADEMIK. Kita pahami bersama jika Kepala sekolah adalah guru yang mendapat tugas tambahan sebagai pemimpin sebuah sekolah, makanya selain tugas pokoknya sebagai guru, kepala sekolah juga berperan sebagai orang yang sangat bertanggung jawab dalam kemajuan sebuah sekolah, yang meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan dan pengelolaan. Tanggung jawab kepala sekolah telah dituangkan berdasarkan Peraturan Pemerintah No.13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah. Dimana dalam permen tersebut dinyatakan ada sekitar 5 (Lima) kompetensi yang harus dimiliki oleh kepala sekolah diantaranya adalah Kompetensi Kepribadian Kepala Sekolah, Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah, Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah, Kompetensi Supervisi dan Kompetensi Sosial Kepala Sekolah.
Disini saya hanya berfokus pada tugas kepala sekolah sebagai pelaksana supervisi pembelajaran disekolah baik mencakupi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tujuan dari supervisi secara umum dapat digambarkan untuk membantu guru dalam mengembangkan kemampuan pengelola pembelajaran di dalam kelas. School Supervision (Supervisi akademik) merupakan suatu kegiatan yang terencana, terpola dan terprogram, dengan tujuan untuk merubah prilaku guru, dan menigkatkan kualitas pendidikan dilingkungan sekolah.  Dalam posisi kepala sekolah sebagai supervisi guru ini, kepala sekolah juga harus memiliki konsep yang jelas tentang tehnik-tehnik supervisi dan juga pemahaman tentang konsep dorongan guru supaya mampu melakukan inovasi dalam pendidika. sebab inovasi merupakan sebagai salah satu kunsi suksesnya seorang pengajar dalam melakukan akitifitas pembelajaran disekolah, tanpa adanya dorongan dari kepala sekolah kepada semua tenaga pendidik di sekolahnya untuk melakukan inovasi pembelajaran maka jelas saja jika proses pembelajran disekolah tersebut akan berlangsung apa adanya dan terkesan terikat dan kaku. jika demikian maka peserta didik akan menjadi kurang berkesan dalam mengikikuti akitifitas belajar dan mereka merasa seperti dibelunggu saja untuk mengikuti proses belajar mengajar. Maka dari itu supaya innovasi pembelajaran berjalan semsetinya, sebaiknya kepla sekolah harus mebina para tenaga pendidik dengan secara bertahap hingga pada akhirnya semua yang dicita-citakan akan berhasil dengan sendirinya.  

Cakupan dari Supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah antara lain:

  1. Membimbing guru memilih menggunakan strategi/methoda/teknik dapat mengembangkan berbagai potensi.
  2. Membimbing guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dan bimbingan di dalam kelas.
  3. Membimbing guru dalam mengelola, merawat, mengembangkan dan menggunakan pasilitas pembelajaran.
  4. Memotifasi guru untuk melaksanakan pembelajaran dengan terperinci dan terarah.
Sasaran utama supervisi akademik adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merencanakan, pelakasanaan dan evaluasi kegiatan pembelajaran, menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan, dan memanfaatkan sumber pembelajaran yang ada.

Tujuan supervisi guru junior bagi kepala sekolah:
  1. Mengembangkan kompetensi akademik
  2. Melatih kemampuan guru memahami prosees pelaksanaan supervisi.
  3. Melatih kemampuan mengidentifikasi permasalah guru junior, dalam rangka meningkatkan mutu proses hasil pembelajaran.
  4. Membantu guru dalam mengambangkan kompetensi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
  5. Membantu guru junior mengembangkan kurikulum silabus dan RPP.
Hasil yang diharapkan dari supervisi guru junior:
  • Mampu mengembangkan kompetensi perencanaan supervisi akademik. 
  • Melaksanakan supervisi akademik.
  • Mampu melaksanakan tindak lanjut dalam rangka menigkatkan hasil pembelajaran sebagai salah satu cara untuk memperbaiki pola pelaksanaan pembelajaran kepada peserta didik. 


dari semua aktifitas dan peran kepala sekolah diatas, ini menandakan jika mereka semua para kepala sekolah dituntut untuk benar-benar dan sungguh dalam menjalakan semua tugas mereka jangan hanya sekedar lepas tugas saja, sehingga apa yang kepala sekolah cita-citakan akan berhasil dengan sendirinya. disamping itu ini juga harus menjadi standar patokan dasar yang harus dipamahi dengan betul oleh para kepala sekolah supaya mereka betul-betul cakap dan handal dalam dalam mempimpin sekolah supaya sekolah tersebut memiliki mutu tang bagus turutama bagi guru sebagai pendidik disekolah tersebut dan juga siswa sebagai anak didik yang ada disekolah tersebut. jadi faktor-faktor yang telah dijabarkan di atas tersebut harus benar-benar ada pada diri seorang kepala sekolah dimana jabatan mereka yang dipercayakan sebagai seorang pemimpin tersebut benar-benar bisa mengkoordinar dan mengarahkan sekolah meraka ke arah yang lebih baik dan lebih bagus dari sebelumnya. 

terimakasih telah berkomentar
EmoticonEmoticon